Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 292
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 292 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

anak yang ikut ujian negara, tujuh orang lulus (lulusan madrasah NU bahkan tidak akan berusaha ikut ujian). Karena BPPI merupakan sekolah swasta tertua di Mojokuto dan sebelum revolusi merupakan salahsatu dari tiga sekolah dasar tujuh tahun di kota itu yang mengajarkan mata pelajaran umum dalam bahasa Belanda (kedua sekolah lainnya adalah sekolah swasta non-santri), maka ia bukan saja berakar di kalangan umat Islam di Mojokuto, tetapi juga memiliki waktu yang lebih panjang untuk mengembangkan dan menyempurnakan program-programnya. Ia masih dianggap sekolah dasar santri yang sejati. Namun, karena SI, sekarang PSII, jumlah anggotanya merosot, banyak vitalitas dan semangat masa lalunya sudah hilang serta mengeras menjadi modernisme konservatif, memimpikan kegemilangan masa lalu dan guru-guru muda dalam kelompok itu kebanyakan merasa tidak puas. Rasid (seorang guru sekolah itu) mengatakan bahwa ada sedikit ketegangan antara guru-guru sekolah dengan PSII yang sebenarnya, khususnya komisi sekolah (diketuai oleh H. Zakir dan di dalamnya tercakup pemimpin-pemimpin lama) karena komisi itu hampir tak pernah menaruh perhatian terhadap sekolah dan tidak mau kehilangan uang. Bahkan sulit untuk mengajak mereka memperbaiki gedungi dan tentang buku-buku—ya, komisi itu menganggap bahwa tugasnya hanya meliputi gedung serta bangku serta tidak peduli dengan buku- buku, guru dan sebagainya. Pada 1952, tiga dari lima guru berhenti karena partai tidak mau memberi uang sedikit pun kepada sekolah itu. la membantah tindakan ini sebagai pemogokan, tetapi mengakui bahwa tindakan ini merupakan ekspresi dari ketidakpuasan mereka. Ia mengatakan bahwa ia sendiri tidak banyak berpartisipasi dalam PSII, karena organisasi itu dimonopoli oleh jago-jago tua: “kelompok muda” tinggal di sekitar sekolah dan sudah tidak begitu peduli dengan PSII...(Rasid berumur sekitar 30 tahun). la membandingkan situasi mereka dengan Muhammadiyah, dimana, katanya, komisi sekolah lebih banyak menunjukkan pengertian dan hubungan antara organisasi induk dengan guru-guru sangat baik.? Akan tetapi, guru-guru muda itu tetap memperjuangkan perbaikan sekolah sekalipun mereka frustrasi. (Untuk menghindari tekanan- tekanan setempat, mereka sudah mencoba agar BPPI dibuat independen dan berhubungan langsung dengan bagian sekolah PSII di Jakarta daripada bekerja melalui cabang mereka sendiri, tetapi mereka belum juga berhasil).


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 292 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi