Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kemudian ia mengatakan kepada saya bahwa ia telah mendamaikan dirinya tentang pencurian itu: telah meyakinkan dirinya sendiri dengan mengatakan, “Jika ia sudah hilang, ia hilang dan begitulah". Bersedih tak akan membawa sepeda itu kembali, juga kalau ia marah-marah kepada isterinya.... la mengatakan, ia telah menjaga diri dari bersedih hati tentang itu. Ada tiga nilai utama yang terlihat dalam usaha menenangkan perasaan sebenarnya, usaha meratakan perasaan: trima, sabar dan ikhlas. Ikhlas telah saya perbincangkan dalam hubungannya dengan kematian, yang berarti membuat jarak dengan berbagai kemungkinan dunia luar, agar tidak merasa susah apabila sesuatu tidak berjalan baik atau kalau sesuatu yang tak terduga terjadi. Itu adalah sikap “tidak peduli" dengan premis bahwa kalau orang tidak peduli dengan hal-hal duniawi, hal itu tidak akan melukai atau menyedihkan hatinya: atau sebagaimana penyair kita menyatakan dalam bait yang lain: Walaupun kamu mungkin memi Sebuah rumah yang seperti surga Dan menguncinya dengan kunci emas, Kamu akhirnya pasti akan mati juga dan dikubur di bumi, Dan semua harta bendamu hanya menjadi milikmu untuk sementara waktu. Sabar biasanya diterjemahkan dengan patience (dalam bahasa Inggris). Kalau kita bertanya kepada orang, kualitas apa yang harus dimiliki seorang pemimpin, baik dalam bidang politik atau bidang lain, karakter ini yang hampir selalu mereka sebut. Sabar menunjukkan ketiadaan hasrat, ketidaksabaran dan nafsu yang bergelora. Seorang yang sabar berjalan dengan hati-hati melalui pengalaman, melangkah dengan mencoba-coba, seperti kalau ia melangkah di atas papan yang belum diketahui kekuatannya atau pada batu di lereng bukit yang mungkin akan menggelinding kalau kita injak. Tujuannya, seperti dikemukakan oleh baris sajak kita yang lain adalah,"berjalan dengan hati-hati sebagaimana seekor ulat melangkah di permukaan air". Trima secara harfiah berarti menerima dalam arti nilai, ia bermakna jangan membalas duri yang menusuk, menerima apa yang menimpa tanpa protes dan perlawanan. Tiga gagasan itu jelas sekali sangat dekat. Ikhlas membawa ketenangan jiwa lewat kekuranglekatan pada dunia