Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 411
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 411 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

bangsa Belanda dari Nabi Isa dan seterusnya). Semar menurunkan bangsa Hindu dan orang Jawa. Jadi, semua manusia itu sama dan semua agama juga sama. Bagaimanapun juga, Semar, yang paling rendah dari yang rendah, yang menurut seorang penulis Jawa, dipandang oleh para Pandawa seperti telapak kaki mereka, pada saat yang bersamaan adalah leluhur kita semua. Berikut penjelasan dari seorang guru sekolah: Ke mana pun Arjuna pergi, ia selalu disertai oleh Semar Gareng- Petruk, “orangtuanya” (kiasan karena ia mempunyai ayah kandung, Raja Astina yang diturunkan dari takhtanya) sekaligus juga pelayannya: dan sekalipun Arjuna itu seorang satria, ia masih mendengarkan nasihat pelayan tua yang lucu ini. Kenapa? Karena walaupun Arjuna telah membunuh begitu banyak raksasa, ia tidak boleh merasa bangga dan menganggap bisa mengalahkan siapa saja. Meskipun ia lebih tinggi dari “orangtua”-nya serta jauh lebih berani, jauh lebih pintar, jauh lebih berhasil dari mereka, ia masih harus mendengarkan nasihatnya, karena mereka ini lebih berpengalaman darinya, lebih bijaksana sekalipun mereka tampak bodoh dan ia tampak pintar. Dengan demikian, betapapun tingginya Arjuna di atas mereka, ia masih harus menghormati “orangtua”-nya, masih meminta dan mengikuti nasihatnya. Misalnya, orang muda sering berlebih-lebihan dan melakukan tindakan tanpa pertimbangan matang, demikian pula Arjuna: dan orangtua bisa mencegah mereka melakukan tindakan yang akan mereka sesali di kemudian hari, sebagaimana tiga pelawak itu membuat Arjuna tetap berada dalam bimbingan dan mencegahnya dari tindakan yang tergopoh-gopoh. Juga, para satria harus ditemani oleh Semar, karena ia merupakan wakil Tuhan. Para satria menjaga serta membela masyarakat dan mereka tetap selamat serta terhindar dari bahaya, karena mereka ditemani oleh Semar sampai akhir zaman. Analisis yang lengkap terhadap peran Semar dalam wayang bisa menjadi satu buku penuh, tetapi tampaknya jelas bahwa dalam beberapa hal, ia mewakili pandangan yang realistis atas kehidupan dan bukan yang idealistis. la membawa Arjuna kembali ke kehidupan sehari- hari yang membosankan, menghiburnya di waktu putus-asa dan mengendorkan rasa kebanggaannya ketika ia memperoleh kemenangan. Ia mencoba melunakkan rasa keadilan kosmik sang satria yang kaku


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 411 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi