Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 57
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 57 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

orang mengatakan agar Anda menggeser kursi sedikit ke barat atau memberi sambel kepada orang yang berada di sebelah timur Anda. Setelah dua jam naik bus yang meluncur di sepanjang jalan di gunung, saya diminta keluar dari pintu utara. Orang Jawa takut kebingungan tentang arah: dan seorang yang kacau, pening atau agak tak sadar biasa disebut sebagai orang yang tak tahu di mana arah utara. Di pihak lain, waktu, sebagaimana telah disebutkan, bersifat denyutan: (pulsative) sebuah periode waktu tertentu merupakan hasil dari perjumpaan hari dalam siklus lima dan tujuh hari. Dan dalam sistem petungan yang lebih terelaborasi, ia merupakan perjumpaan hari dengan salahsatu hari dari ke-37 hari di minggu wukuh, salahsatu bulan dalam 12 bulan Islam menurut perhitungan rembulan dan akhirnya salahsatu tahun dari perhitungan delapan tahun windu. Jadi, ketika pindah, orang harus menyesuaikan arah pindah dengan angka-angka yang dilekatkan pada hari-hari itu. Saya lalu bertanya kepada Ardjo (tuanr umah saya) bagaimana- ia menetapkan hari baik buat kita untuk pindah ke rumahnya. Ia mengatakan bahwa tiap hari mempunyai sebuah angka (neptu): Senin empat, Minggu lima, Selasa tiga, Rabu tujuh, Kamis delapan, Jum'at enam, Sabtu sembilan: Legi lima, Paing sembilan, Pon tujuh, Wage empat, Kliwon delapan. Anda jumlahkan angka-angka itu. Jadi saya datang pada hari Sabtu-Wage, dengan neptu sembilan untuk Sabtu ditambah empat untuk Wage, sama dengan 13. Apakah hari ini baik, bergantung kepada arah kepindahan Anda. Kami pindah dari selatan ke utara, karena itu, hari itu hari baik. Ia menyebutkan angka berapa yang tepat untuk arah mana dengan membuka catatan-catatan yang diwarisinya dari orangtuanya. la mengatakan bahwa ia setengah hafal perhitungan itu, tetapi selalu memeriksa lagi, karena kalau ia melakukan kesalahan, kesulitan yang akan timbul bakal menjadi tanggungannya. Ia mengatakan bahwa pindah merupakan hal yang sangat penting bagi orang Jawa, “nomor satu”. Tidak demikian halnya bagi orang Belanda—mereka tidak percaya soal ini. Ketika ayah Ardjo dipindahkan ke sini dari Tebing (seperti Ardjo, ia pun buruh kereta api), atasannya yang berbangsa Belanda ikut dipindahkan juga. Ayah Ardjo menghitung hari yang tepat untuk pindah, tetapi tuan Belanda itu yang memang takabur, merasa bahwa kehormatannya akan ternoda kalau ia pindah pada hari yang sama dengan bawahannya yang Jawa itu dan menunggu hingga dua hari kemudian. Ayah Ardjo memberitahukan kepadanya bahwa hari itu hari buruk untuk bepergian ke selatan dan sesuatu yang buruk akan menimpanya. Akan tetapi, orang Belanda itu menganggap


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 57 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi