Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Sunan At Tirmidzi - Detail Buku
Halaman Ke : 3011
Jumlah yang dimuat : 3891
« Sebelumnya Halaman 3011 dari 3891 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basyar] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], [Muhammad bin Ja'far], [Ibnu Abi Adi] dan [Sahal bin Yusuf] mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Auf bin Abu Jamilah] telah menceritakan kepada kami [Yazid Al Farisi] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abbas] berkata: Aku pernah bertanya kepada Utsman bin Affan: Apa yang menyebabkan engkau cenderung (menggolongkan) Al Anfaal kedalam al Matsani (surat yang berjumlah lebih dari seratus), memasukkan Al Baraa`ah ke dalam al Mi`in (yang kurang dari seratus), engkau meletakan keduanya berdekatan tanpa ditulis basmalah sebagai pemisah, serta memasukannya kedalam As Sab'uth Thiwaal (tujuh surat terpanjang) apa sebetulnya yang melatar belakanginya? [Utsman] menjawab: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam terkadang dalam satu waktu diturunkan kepadanya surat yang memiliki banyak ayat, karena itu jika turun sesuatu padanya beliau memanggil sebagian juru tulisnya lalu bersabda: "Tulis semua ayat ini pada surat yang terdapat di dalamnya begini dan begitu, " sedang jika turun padanya satu ayat beliau katakan: "Tulis ayat ini di surat yang disebut di dalamnya begini dan begitu, " sedangkan Al Anfaal adalah salah satu surat yang pertama kali diturunkan di Madinah sedangkan Al Baraa`ah adalah sebagian surat Al Qur`an yang terakhir tetapi isinya mirip dengan isinya (surat Al Anfaal) sehingga saya menganggapnya sebagai bagian darinya. Setelah itu Rasulullah wafat tetapi beliau tidak menjelaskan kepada kami bahwa ia bagian darinya, karena itulah aku letakkan keduanya secara berdekatan dan tidak menulis basmalah sebagai pemisah serta menggolongkannya ke dalam As Sab'uth Thiwaal. Abu Isa mengatakan bahwa hadis ini hasan shahih, kami hanya mengetahuinya dari hadis Auf dari Yazid Al Farisi dari Ibnu Abbas. Yazid Al Farisi termasuk kalangan tabi'in dan ia meriwayatkan selain hadis ini dari Ibnu Abbas. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah Yazid bin Hurmuz sedangkan Yazid Ar Raqasi adalah Yazid bin Aban Ar Raqasi, dari kalangan tabi'in dan tidak bertemu Ibnu Abbas, ia hanya meriwayatkan dari Anas bin Malik dan keduanya termasuk penduduk Bashrah. Yazid Al Farisi lebih dahulu dari Yazid Ar Raqasi.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 3011 dari 3891 Berikutnya » Daftar Isi