Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok I ayat 1 alat, dan betapapun teliti dan canggihnya tidak mungkin akan serupa dengan ciptaan Allah swt., karena Allah menjadikan dari butir-butir tanah itu kehidupan; kehidupan yang penuh denyut serta mengandung rahasia Tuhan tentang hidup serta rahasia yang tidak mampu diciptakan tidak pula diketahui oleh manusia. Demikian juga al-Qur'an, huruf-huruf yang digunakannya terdiri dari huruf-huruf yang dikenal manusia, yang darinya mereka membentuk kalimat-kalimat prosa atau puisi. Dari huruf-huruf yang sama Allah menjadikan al-Our'an dan al-Furgan yang menjadi pemisah antara kebenaran dan kebatilan. Perbedaan antara hasil karya manusia dan apa yang datang dari Allah dalam hal huruf-huruf dan kata-kata sama dengan perbedaan antara satu jasad yang tanpa ruh, atau satu patung manusia dengan seorang manusia yang hidup menarik dan menghembuskan nafas. Perbedaannya sama dengan perbedaan gambar dari sesuatu yang hidup dengan hakikat kehidupan” Demikian lebih kurang Sayyid Outhub. Salah satu pendapat terbaru adalah yang dikemukakan oleh Rasyad Khalifah. Huruf-huruf itu — menurutnya — adalah isyarat tentang hurufhuruf yang terbanyak dalam surah-surahnya. Dalam surah a/-Baqarah huruf terbanyak adalah atif, kemudian /im dan mim. Demikian juga pada surahsurah yang lain, masing-masing sesuai dengan huruf-huruf yang disebut pada awalnya, kecuali surah Yåsîn. Kedua huruf yang dipilih pada surah tersebut adalah huruf yang paling sedikit digunakan oleh kata-kata surah itu. Ini karena huruf («$) ya' dalam susunan alfabet Arab berada sesudah huruf (») sin sehingga kedua huruf itu tidak mengisyaratkan huruf yang terbanyak, tetapi yang paling sedikit. Pendapat ini sangat kontroversial, bahkan tokoh yang mengemukakannya pun demikian. Perlu penelitian saksama sebelum membenarkan teori ini. Tampaknya jawaban: “Allah Lebih Mengetahui” masih merupakan jawaban yang relevan hingga kini, kendati ia tidak memuaskan nalar manusia. Di sisi lain, walau para ulama dan pakar berbeda-beda dalam memahami makna huruf-huruf yang berada pada awal sejumlah surah alQur'an itu, terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan huruf-huruf tersebut yang dapat disepakati. Pertama, huruf-huruf yang dipilih sebagai pembuka surah-surah alOuran sebanyak 14 huruf. Ia ditemukan dalam dua puluh sembilan surah. Dengan demikian, empat belas yang terpilih itu adalah seperdua dari hurufhuruf Hyja'iyah (alpabet bahasa Arab). Keempatbelas huruf tersebut dirangkai oleh sementara ulama, antara lain dengan kalimat: (mw 4 ad # yai) nash karim gathi' lahu sirr (teks mulia yang bersifat pasti dan memiliki rahasia).