Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok I ayat 2 Surah al-Baqarah (2) Kedua, huruf-huruf yang terpilih ita mewakih makharij al-hurf, yakni tempat-tempat keluarnya huruf. Kita ketahui bahwa setiap huruf yang terucapkan ada tempat pengucapannya. Seperti (() 4/f, tempat keluarnya adalah kerongkongan, (J) im, tempat pengucapan dan keluarnya adalah lidah dengan meletakkannya di langit-langit mulut, sementara bunyi (@) 11m, lahir dari pertemuan bibir atas dan bibir bawah. Dengan demikian, alif, lam dan mim merupakan awal, tengah dan akhir. Seringkali setelah pehyebutan huruf-huruf itu, yang disebut sesudahnya adalah kitab sucLal-Gur'an. Dari sini kemudian ada yang menambahkan bahwa al-Qur'an berbicara tentang awal penciptaan, kehidupan di dunia dan akhir penciptaan yakni Kiamat. Ketiga, dengan membaca Alif Lam Mim, dibuktikan pula bahwa alQur'an tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengajar. Karena surah 2/-fi/ atau Quraisy juga dimulai dengan ayat yang ditulis sepenuhnya sama dengan ayat surah a/-Baqarah ini$ tetapi pada surah 4/-/#/ ia dibaca alam. Tentu saja perbedaan bacaan itu diketahui bukan dari tulisannya tetapi melalui pendengaran atau pengajaran. Memang sejak semula, Nabi Muhammad saw. pun menerima ayat-ayat al-Our'in melalui pengajaran malaikat Jibril as., yang ketika mengajarkannya tidak membawa kertas tertulis selembar pun. AYAT 2 a PEET 2- o X a ETA É yp a sih a U Y EK 3 (Itulah al-Kitab, tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang-orang bertakwa.” Setelah menyebut beberapa huruf yang digunakan oleh ayat-ayat al@urin, ditegaskannya bahwa Itulah yakni al-Gur'an yang huruf katakatanya seperti alif lam mim merupakan 4/Kitab, yakni kitab yang sangat sempurna tidak ada keraguan padanya, yakni pada kandungannya dan kesempurnaannya dan berfungsi sebagai petunjuk bagi seluruh manusia kendati yang menarik manfaatnya hanyalah orang-orang bertakwa. (AK WJ3) Dgdhkal kitab/itulah al-Kitab. Ayat ini menggunakan isyarat jauh untuk menunjuk al-Qur'an. Di tempat lain, semua ayat yang menunjuk kepada firman-firman Allah dengan nama al-Qur'an (bukan a/Kitab) ditunjuk dengan isyarat dekat (Uli tie) badza al-gur'an. Penggunaan isyarat jauh ini bertujuan memberi kesan bahwa kitab suci ini berada dalam kedudukan yang amat tinggi, dan sangat jauh dari jangkauan makhluk, karena dia bersumber dari Allah Yang Maha Tinggi, sedang