Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok III ayat 38-39 pelanggaran dan dosa yang dilakukannya. Sebab, tanpa pengetahuan tidak akan lahir kondisi psikologis yang dibutuhkan. Kondisi itu adalah rasa perih dalam hati yang melahirkan penyesalan menyangkut pelanggaran yang dilakukan itu, dan ini mendorong yang bersangkutan untuk meninggalkan dosa dan pelanggaran itu serta beranjak menuju Allah swt. memohon ampunan-Nya. Ayat ini merupakan salah satu perbedaan pokok pandangan Islam dan pandangan Kristen tentang manusia. Ayat ini menjelaskan bahwa Adam as. telah diampuni Allah swt. Dengan demikian, ia tidak membawa dosa akibat mencicipi buah terlarang itu, dan jika demikian, tidak ada dosa yang diwariskannya, bahkan kalaupun seandainya — sekali seandainya — beliau tidak mendapat pengampunan, pewarisan dosa pun tidak diakui oleh alQur'an karena secara tegas dinyatakannya bahwa: “Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” (OS. al-An'am [6]: 164), dan “Dan bahwa seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya” (OS. anNajm (53J: 39). Dosa Adam adalah dosa pribadi, taubatnya pun bersifat pribadi tidak kolektif, dan pengampunan yang dianugerahkan Allah kepadanya pun demikian. AYAT 38-39 T see ltr a ” t- , s yite P ” -b is. a AE Ip IÉ eih a ai sth ia SATU G ras a Wi mA l l S f Gu AE AE piir ETAD O i A Y) grp o AG Gi “Kami berfirman, “Turunlah kamu semua darinya (surga itu)! Lalu jika datang petunjuk-Ku kepada kamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada rasa takut mengatasi mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih bali.” Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” Ayat 38 mengulangi perintah turun. Untuk menghapus kemungkinan kesalahpahaman bahwa perintah turun hanya dari satu tingkat ke tingkat yang lebih rendah namun tetap di surga, maka perintah kali ini berbunyi: Turunlah kamu darinya. Redaksi perintah di sini disertai dengan kata (Wa)