Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 201
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 201 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok IV ayat 46 Surah al-Baqarah (2) bukanlah orang yang terperdaya oleh rayuan nafsu. Ia adalah yang mempersiapkan dirinya untuk menerima dan mengamalkan kebajikan. Orang-orang khusyuk yang dimaksud oleh ayat ini adalah mereka yang takut lagi mengarahkan pandangannya kepada kesudahan segala sesuatu sehingga dengan demikian mudah baginya meminta bantuan sabar yang membutuhkan penekanan gejolak nafsu dan mudah juga baginya melaksanakan shalat kendati kewajiban ini mengharuskan disiplin waktu, serta kesucian jasmani padahal ketika itu boleh jadi ia sedang disibukkan oleh aktivitas yang menghasilkan harta atau kelezatan. Demikian Thahir Ibn “Asyir. Ayat ini bukannya membatasi kekhusyukan hanya dalam shalat, tetapi menyangkut segala aktivitas manusia. Adapun kekhusyukan dalam shalat, maka ia menuntut manlisia untuk menghadirkan kebesaran dan keagungan Allah, sekaligus kelemahannya sebagai manusia dihadapan-Nya. Puncak khusyuk adalah ketundukan dan kepatuhan seluruh anggota badan, dalam keadaan pikiran dan bisikan hati secara kesuluruhan menuju kehadirat Ilahi. Itulah puncaknya, tetapi ada peringkat-peringkat di bawah itu. Peringkat terendah adalah sekadar pengamalan yang tulus kepada-Nya walau diselingi oleh pikiran yang melayang kepada hal-hal yang tidak bersifat negatif. Nabi Mukammad saw. ketika shalat masih mendengar suara tangis anak sehingga beliau mempersingkat shalatnya, di kali lain beliau memperlama sujud karena cucu beliau — putra Fathimah dan Ali Ibn Abi Thalib — menunggang pundak beliau ketika beliau sedang shalat. Dengan demikian kekhusyuaan tidak selalu berarti hilangnya segala ingatan kecuali kepada Allah swt. Mereka yang dapat melaksanakan tuntunan sabar dan khusyuk adalah mereka yang dijelaskan sifat-sifatnya oleh ayat berikut. AYAT 46 KN any ai maa may G ag O pi aa (Yaitu) orang-orang yang menduga keras, bahwa mereka akan menemui Tuhan mereka dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” Anak kalimat (0glu) yaghunnin/ yang menduga keras, ada yang memahaminya dalam arti yakin, dan ada juga yang memahaminya seperti makna kebahasaan kata itu, yakni dugaan keras., walaupun belum sampai


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 201 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi