Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 208
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 208 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Baqarah (2) Kelompok IV ayat 49 Atau dengan kata lain, dia dapat selamat dan terhindar dari bahaya. Kata najjaindkum mengandung makna berulang-ulangnya penyelamatan itu. Ayat ini menggunakan kata ( $ t$ ) najjainâkum, sementara di tempat lain seperti dalam QS. al-Aʻråf [7]: 141, redaksi yang digunakan adalah (#S El) anjaindkum, keduanya dapat diterjemahkan dengan kami menyelamatkan kamu. Yang pertama, yakni redaksi yang digunakan dalam ayat 49 ini mengandung makna pemberian keselamatan saat turunnya siksa sehingga mereka terhindar dari siksa, sedangkan yang kedua, yakni dalam QS. alA'raf (7): 141, adalah pemberian keselamatan dengan cara menjauhkan siksa tersebut secara keseluruhan. Dengan demikian, ada dua anugerah Allah kepada mereka dilam konteks penyelamatan. Anugerah-Nya yang pertama adalah menghindarkan mereka — yakni sebagian mereka — dari siksa, sehingga dengan demikian ayat ini mengisyaratkan bahwa ada di antara mereka yang tidak tersiksa. Konon Fir'aun selama setahun memerintahkan membunuh semua anak lelaki yang lahir pada tahun itu, dan membiarkan hidup yang lahir pada tahun berikutnya, demikian silih berganti. Nabi Harun as. lahir pada tahun penyelamatan anak lelaki, sedang Nabi Musa as. pada tahun pembunuhan anak lelaki. Adapun anugerah-Nya yang kedua dalam konteks penyelamatan adalah keruntuhan rezim Fir'aun dan kematiannya, sehingga terhenti penindasan yang mereka lakukan terhadap Bani Isra'1l. Kata (JT) 4/ menurut banyak ulama berasal dari kata ( jai) ah/ yakni keluarga, dan yang dimaksud di sini adalah keluarga, pengikut dan rezim Fir'aun. Al-Biga'i berpendapat bahwa kata 4/ pada mulanya berarti fatamorgana. Ia menampakkan sesuatu yang tidak ada, sehingga bila fatamorgana itu tidak ada tidak juga nampak sesuatu itu. Dengan demikian ketika ayat ini menyatakan 4/ Firaun maka ini mengisyaratkan bahwa apa yang dilakukan oleh keluarga dan pengikut-pengikut Fir'aun itu menampakkan kepribadian Fir'aun. Ketika Bani Isra'il mendapatkan siksa mereka, maka ketika itu yang nampak di pelupuk mata mereka adalah Fir'aun dengan segala keadaan dan keburukannya, sehingga walaupun ketika itu ia tidak hadir dalam penyiksaan tetapi ia bagaikan dilihat oleh yang disiksa. Firaun adalah gelar penguasa tertinggi Mesir, seperti Kaisar, atau Raja, atau Presiden. Ia digunakan al-Qur'an untuk menunjuk penguasa Mesir yang bersikap angkuh dan kejam. Karena itu, penguasa Mesir pada masa


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 208 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi