Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok IV ayat 62 Surah al-Baqarah (2) Dalam QS. Al “Imran (3): 112 dijelaskan bahwa mereka baru akan terbebaskan dari kenistaan dan kehinaan itu bila ada (a! Am) bablun min Allah yaitu tali yang terulur dari Allah, yakni pembelaan dan perlindungan dari-Nya melalui para nabi atau ( Ai ye J> ) bablun min annås yaitu tali yang terulur dari manusia, yakni melalui perlindungan yang bersumber dari kekuatan manusia yang pada hakikatnya sangat sementara. Hal itu demikian karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas. Mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi adalah akibat telah mendarah dagingnya sifat pelampauan batas dan kedurhakaan dalam diri mereka. Apa yang dikemukakan ayat ini, dialami oleh orang-orang Yahudi sejak dahulu dan berjanjut sampai setelah turunnya al-Gur'an berabadabad lamanya. Namun harus diingat bahwa al-Qur'an tidak menggeneralisasi. Dalam Surah al-Isra? Allah menceritakan keselamatan mereka dan menegaskan: Mudah-mudahan Tuhan kamu akan melimpahkan rahmat (Nya) kepada kamu; dan sekiranya kamu kembali kepada kedurhakaan, niscaya Kami kembah mengazabmu. (OS. al-Isra” (17): 8). Setelah menjelaskan keadaan Bani Isra'il yang durhaka, maka agar tidak ada yang menduga bahwa mereka semua sama dan agar menjadi jelas perlakuan Allah terhadap semua pihak dan penganut agama, turun ayat berikut: AYAT 62 Kg Au Gale TA Tau ay SAN SA Geli Male Td OI Iji pa 3 palé OE Yg pai 1e pA Cat Jab) ASI tap Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi'in, siapa saja di antara mereka yang (benar-benar) beriman kepada Allah dan hari Kemudian serta beramal saleh, maka untuk mereka pahala mereka di sisi Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran menimpa mereka, dan tidak (bula) mereka bersedih hati.” Ayat-ayat yang lalu telah mengecam bahkan mengancam orang-orang Yahudi yang durhaka. Tentu saja ancaman dapat menimbukkan rasa takut.