Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok IV ayat 62 Surah al-Baqarah (2) Ab : ey setelah kematian Nabi Sulaimân as. sekitar tahun 975 SM. Ada juga yang memahami kata tersebut berasal dari bahasa Arab, yang berarti kembali yakni bertaubat. Mereka dinamai demikian, karena mereka bertaubat dari penyembahan anak sapi. Penulis mengamati bahwa al-Qur’ân tidak menggunakan kata yahðd kecuali dalam konteks kecaman. Agaknya itulah sebabnya maka di sini tidak digunakan kata tersebut tetapi digunakan kata 44d#. Thahir Ibn “Asyir berpendapat lain. Menurutnya, kerajaan Bani Isra'il terbagi dua setelah kematian Nabi Sulaiman as. Yang pertama adalah kerajaan putra Nabi Sulaiman bernama Rahbi'im dengan ibukotanya Yerusalem. Kerajaan ini tidak diikuti kecuali cucu Yahudza dan cucu Benyamin. Sedang kerajaan kedua dipimpin oleh Yurb''am putra Banath salah seorang anak buah Nabi Sulaiman yang gagah barani dan diserahi oleh beliau kekuasaan yang berpusat di Samirah. Ia digelar dengan raja Isra'il. Tetapi masyarakatnya sangat bejat dan mengaburkan ajaran agama. Mereka menyembah berhala dan kekuasaan mereka diporakporandakan, bahkan mereka diperbudak sehingga pada akhirnya kerajaan ini punah setelah 250 tahun. Sejak itu tidak ada lagi kekuasaan dan kerajaan Bani Isra'il kecuali kerajaan pertama di atas, dan ini bertahan sampai dihancurkan pada tahun 120 SM. oleh Adrian salah seorang penguasa Emperium Romawi dan yang mengusir mereka sehingga terpencar kemana-mana. Agaknya - tulis Ibnu “Asyir — mereka itulah yang dimaksud dengan hadu, dan karena itu ayat ini menggunakannya walaupun pada akhirnya kata ini mencakup semua yang beragama Yahudi. Kata («syka3!) an-nashdra terambil dari kata (3 »ev) ndshirah yaitu satu wilayah di Palestina, di mana Maryam, ibu Nabi “Isa as. dibesarkan dan dari sana dalam keadaan mengandung “isa as. beliau menuju ke Bait alMagdis, tetapi sebelum tiba beliau melahirkan “Isa as. di Betlehem. Dari 'saas. digelar oleh Bani Isr2”il dengan Yas@' dari sini pengikut-pengikut beliau dinamai rashdrd yang merupakan bentuk jamak dari kata nashry atau nashiry. Kata (uwkali) ash-shdbi'in ada yang berpendapat terambil dari kata (ùs) shaba’ yang berarti muncul dan nampak, misalnya ketika melukiskan bintang yang muncul. Dari sini ada yang memahami istilah al-Qur'an ini dalam arti penyembah bintang. Ada juga yang memahaminya terambil dari kata (Lw) saba' satu daerah di Yaman di mana pernah berkuasa ratu Balgis dan penduduknya menyembah matahari dan bintang. Ada lagi yang berpendapat bahwa kata ini adalah kata lama dari Bahasa Arab yang digunakan oleh penduduk Mesopotamia di Irak.