Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
II Kelompok V ayat 79 Surah al-Baqarah (2) ka y Sebenarnya, ketiga sifat tersebut (angan-angan, dongeng, dan bacaan yang tidak dihayati) dapat dipahami sebagai maksud ayat ini. Karena memang ketiganya merupakan sifat sebagian orang Yahudi, bahkan sebagian orang beragama termasuk kita umat Islam. Ini tercela, apalagi seperti bunyi penutup ayat itu mereka juga hanya menduga-duga dalam segala hal yang berkaitan dengan agama. Sifat di atas dapat mengantar pelakunya kepada kecelakaan, tetapi ayat berikut menjelaskan siapa yang'lebih wajar menerima kecelakaan besar. AYAT 79 WAR AI ale ya OA Gi mail bhi D a OP Dai Li Hi mena A SG ca ‘Kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-Kitåb dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya, ‘Tni dari Allah” dengan maksud memperoleh keuntungan yang sedikit. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka akibat apa yang lelah ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat apa yang (sedang dan akan) mereka kerjakan.” Setelah menjelaskan keburukan sifat mereka, maka ayat ini menegaskan akibat keburukan itu bahwa, Kecelakaan yang besar yakni himpunan dari segala macam siksa, atau lembah di neraka yang disediakan bagi orang-orang, baik orang Yahudi itu maupun selain mereka yang menulis sesuatu atas dorongan hawa nafsunya di dalam a/-Kitab yang diturunkan Allah, menulisnya dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya, “Ini yakni apa yang ditulisnya itu dari Allah” dengan maksud memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka akibat apa yakni kebohongan yang telah ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat apa yang sedang dan akan mereka kerjakan.” Kecelakaan besar wajar menimpa yang telah menulis kitab suci dengan tangannya sendiri dan mengubahnya. Karena, salah satu penyebab utama dari keengganan sementara orang Yahudi beriman, apalagi xmmiyyun itu adalah para pemuka agama mereka itu, yang mengubah kitab Taurat, mengajarkan kepercayaan keliru, dan lain-lain sebagainya. Mereka tidak menjalankan fungsi kecendekiawanan dan pengetahuan agama mereka untuk mengantar umatnya menuju jalan yang benar.