Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 267
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 267 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

ba TS Kg s4: Sa Surah al-Baqarah (2) Kelompok VI ayat 86 al-Ahzab, sekitar tujuh ratus orang dari kelompok Yahudi Bani Quraizah terbunuh dalam sehari. Sedangkan sebelum itu, kelompok Bani an-Nadhir diasingkan dari tempat kediaman mereka. Siksa yang diperoleh di dunia tidak mengurangi siksa di akhirat kelak, sebagaimana diinformasikan oleh lanjutan ayat bahwa pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat. Mengapa mereka masih harus mendapat siksa di akhirat? Sebenarnya kenistaan yang mereka peroleh di dunia bukan siksa, tertapi buah amal mereka. Ayat di atas pun tidak menamainya siksa, tetapi “balasan.” Di sisi lain, sanksi yang diterima di dunia baru dapat menghapus sanksi akhirat bila sanksi duniawi itu herupa hadd atau ketetapan hukum yang ditetapkan langsung kadar dan syaratnya oleh Allah dan atau Rasul-Nya, seperti sanksi hukum terhadap pezina, peminum, atau pencuti dan perampok. Sedangkan akibat perbuatan aniaya yang tidak ditetapkan kadar sanksinya adalah buah perbuatan. Karena itu, sanksi pelanggaran akan diterima di akhirat kelak. Itu sebabnya, lanjutan ayat ini menegaskan seperti terbaca di atas. Memang, Allah tidak sedikit dan sesaat pun lengah terhadap yang kamu semua kerjakan. AYAT 2 A S4 DA HI Ga Ya FU wa Sad EN aa uij EAD Dya ‘Mereka adalah orang-orang yang menukar kehidupan akhirat dengan kehidupan dunia, maka tidak akan diperingan atas mereka siksa dan tidak juga mereka ditolong,” Mengapa mereka bersikap dan berlaku seperti yang diuraikan oleh ayat 84 dan 85? Mengapa mereka tidak menepati perjanjian? Mengapa mereka mempercayai sebagian kandungan kitab suci dan mengingkari sebagian lainnya? Penyebabnya adalah karena mereka! adalah orang-orang yang menukar kenikmatan yang dapat diraih dalam kehidupan di akhirat dengan kenikmatan sementara dalam kehidupan dunia, yakni karena mereka teperdaya oleh gemerlap duniawi serta kesenangan hidup sementara, dan berusaha dengan berbagai cara — walau yang tidak halal atau tidak wajar untuk memilikinya. Sampai-sampai mereka menukar kenikmatan hidup di akhirat dengan kenikmatan sementara hidup duniawi.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 267 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi