Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok VII ayat 106-107 Surah al-Baqarah (2) demikian, segala sesuatu adalah berlebih? bagi-Nya, dan segala sesuatu adalah milik-Nya. Perlu dicatat bahwa ada perbedaan antara pemberian sesuatu sebagai kebaikan, dengan rasa senang atau cinta. Bisa jadi, ada orang yang menggerutu kepada seseorang, tidak senang kepadanya, tetapi memberinya sesuatu yang dianggap oleh penerimanya sebagai kebaikan, tetapi pemberian tersebut bukan didorong oleh rasa senang dari si pemberi. Bahkan bisa saja pemberiannya itu dimaksudkan untuk menjauhkan yang*diberi itu dari pandangan matanya. Pemberian ini, jelas bukan karena senang atau cinta. Yang dinafikan oleh ayat ini adalah “rasa senang”, bukan pemberian kebaikan. Karunia besar Allah itu sebenarnya dapat diraih pula dalam aneka bentuk oleh mereka yang iri hati, seandainya mereka patuh kepada-Nya. Ayat ini sebenarnya kembali menjelasakan sebab keengganan orangorang Yahudi beriman kepada Nabi saw. yaitu karena dengki dan iri hati. Memang di sini tidak disebut kata Yahudi tetapi yang dipilih adalah kata orang-orang kafir agar masuk di dalamnya orang-orang Nasrani. Di sisi lain, kata a-musyrikiin yang dimaksud adalah orang-orang kafir penyembah berhala di Mekah. Itulah makna kata al-musyrikin yang digunakan al-Our'an. AYAT 106-107 Fb ai ata ga ba pa DU Udi yi Ae ba Goa G yi u pir Nam! sila a A of ala Si 4 Ap 3 Sa Gp yi V3 Da os ‘Kami tidak menasakhkan satu ayat pun, atau Kami menangguhkan (hukum) nya (kenali) Kami datangkan yang lebih baik darinya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala wuatu? Tradakah engkau mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah milik Allah? Dan tiada bagimu selain Allah satu pelindung maupun satu penolong.” Ayat ini berkaitan dengan ayat-ayat sebelumnya, yang berbicara tentang orang-orang Yahudi. Demikian erat hubungan maknanya, sampaismpai awalnya tidak dibubuhi huruf (3) waxw/dan seperti yang biasa menghiasi ayat-ayat lain saat berpindah dari satu persoalan ke persoalan lan.