Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok VII ayat 114 ini mengecam, sekaligus menunjukkan rasa heran atas sikap mereka itu, yakni keduanya mengaku mempunyai kitab suci dari Tuhan, tetapi mereka berselisih. Jika demikian, apakah yang ada pada mereka itu adalah kitab suci yang bersumber dari Allah? Sesudah itu, langsung ayat ini menyatakan, ‘Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka.” Sikap mereka sama dengan orang-orang musyrik penduduk kota Mekah yang mempersekutukan Allah. Tetapi boleh jadi ada alasan bagi penduduk Mekah karena mereka tidak tahu, sebab tidak pernah mendapat kitab suci. Jika demikian Ahl alKitab yang sifatnya seperti dilukiskan di atas, lebih buruk dari kaum musyrikin. Ahl al-Kitab berselisih tanpa dapat mencapai titik temu. Jika demikian, biarkan saja. Karena Allah akan memutuskan di antara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka perselisihkan. AYAT 114 KS WP ag AG SUS An dorm a a, Mae a ul dos AN Is “Siapakah yang lebih aniaya daripada yang menghalang-halangi menyebut nama Allah di dalam mesjid-mesjid-Nya dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya, kecuali dengan rasa takut. Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” Semua kelompok di atas, Yahudi, Nasrani dan kaum musyrikin, telah keliru dan berlaku aniaya. Kaum musyrikin di Mekah menghalangi kaum muslimin melaksanakan shalat di Mesjid al-Haram. Orang-orang Yahudi enggan mengarah ke Ka'bah di Mesjid al-Haram, dan sebelumnya ada sekelompok bangsa Romawi yang menyerang Mesjid al-Agsha. Abrahah dari Ethiopia juga pernah bermaksud meruntuhkan Ka'bah. Ada riwayat yang dinisbahkan kepada Ibn “Abbas yang menyatakan bahwa ayat ini turun berkaitan dengan upaya kaum musyrikin Mekah menghalangi orang-orang Muslim memasuki kota Mekah dan berthawaf di Mesjid al-Haram. Riwayat ini cukup beralasan, dan dengan demikian dapat dikatakan bahwa setelah ayat-ayat lalu menyelesaikan kecamannya terhadap