Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 314
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 314 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok VII ayat 116-117 Surah al-Baqarah (2) shalat mengarah ke Barat. Di tempat lain mungkin ke Timur Laut, atau Tenggara. Masing-masing sesuai posisinya dengan arah Ka'bah. Seluruh penjuru adalah milik Allah. Karena itu, jangan bersedih dan jangan juga khawatir tidak mendapat ganjaran yang banyak dari-Nya, karena sesungguhnya Allah Maha Luas rahmat-Nya sehingga dapat memberi kepada siapa pun, lagi Maha Mengetahui siapa yang wajar menerimanya. Setelah itu, uraian surah al-Baqarah kembah berhubungari dengan ayat 113, yang berbicara tentang ucapan dan atau keyakinan orang Yahudi dan Nasrani. AYAT 116-117 FENG PN gal! GA Yi Wear ly dn LAB pb) SKA Jaka IS CAN Aa OI PN na aa OP Gw Mereka berkata: “Allah mempunyai anak.” Maha Suci Allah, bahkan milik-Nya mata-mata apa yang ada di langit dan di bumi. Semua tunduk kepada-Nya. Dia Denapta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak sesuatu, maka Dia hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah.” Maka jadilah ia. Ayat ini kembali menyebutkan persamaan ucapan dan keyakinan ketiga kelompok yang disebut sebelum ini yaitu Yahudi, Nasrani dan kaum musyrik. Mereka yakni orang-orang kafir berkata, yakni berkeyakinan bahwa Allah mempunyai atau mengangkat anak. Orang Yahudi berkata, “Uzair putra Allah,” orang Nasrani berkata, “Isa anak Allah,” bahkan orang-orang musyrik berkata, “Malaikat anak-anak Allah.” Kata (\W 4) walad yang diterjemahkan sebagai anak, dapat berarti anak perempuan atau anak lelani. Keyakinan tersebut dibantah dengan firman-Nya: Maha Suci Allah. Mahasuci Allah dari segala kekurangan, keserupaan, dan kebutuhan, walau sedikit pun. Kalau Dia memiliki anak, maka itu berarti ada yang menyerupai-Nya. Karenz, betapapun berbedanya anak dari ayah, pasti ada keserupaan antara keduanya walaupun sedikit. Kalau Allah mempunyai, atau mengangkat anak, maka itu berarti Dia mempunyai kekurangan dan kebutuhan. Ini mustahil, bahkan milik-Nya “mata-mata, bukan milik selain-Nya, serta ciptaan dan di bawah pengelolaan 


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 314 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi