Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok X ayat 156-157 Rasa lapar pun demikian. Jangan khawatir makanan tak mencukupi jika Anda sedang diuji dalam bentuk rasa lapar, Allah telah memberi potensi. Kalau perut kosong dari makanan, masih ada yang lain dalam tubuh manusia yang dapat melanjutkan hidupnya. Ia memiliki lemak, daging, bahkan kalau ini pun telah habis, tubuhnya akan mengambil dari tulangnya bahkan dia akan tetap dapat hidup walau jantungnya tidak berdebar lagi, selama otaknya masih “Yarfangsi: kematian dalam pandangan para dokter bukanlah dengan terhentiriya. denyut jantung, tetapi dengan terhentinya fungsi otak. Lapar, bukan buruk. Dengan rasa lapar semua makanan menjadi lezat dimakan. Dalam keadaan letih, dengan kasur bahkan tanpa kasur pun tidur menjadi nyenyak. Ini tentu, jika manusia mau menyadarinya. Allah menyampaikan ujian ini, agar manusia siap menghadapainya, sehingga dia membiasakan diri, tidak mgkan kecuali jika ia lapar dan bila makan tidak kenyang. Manusia harus berjuang, karena hidup adalah pergulatan antara kebenaran dan kebatilan, pertarungan antara kebaikan dan keburukan. Manusia dalam hidupnya pasti menghadapi setan dan pengikut-pengikutnya. Allah memerintahkan untuk berjuang, menghadapi mereka. Tentu saja dalam pi sgulatan dan pertarungan pasti ada korban, pihak yang benar atau yang salah. Aneka macam korban itu, bisa harta, jiwa dan buah-buahan baik buah-buahan dalam arti sebenarnya maupun buah-buahan dalam arti buah dari apa yang dicita-citakan. Tetapi korban itu sedikit, bahkan itulah yang menjadi bahan bakar memperlancar jalannya kehidupan, serta mempercepat pencapaian tujuan. Jika demikian, jangan menggerutu menghadapi ujian, bersabarlah dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Apa ciri mereka, dan apa rahasianya sehingga mereka berhasil dalam kesabaran? Jawabannya dijelaskan pada ayat berikut: AYAT 156-157 5... Sa i Ujar sg) Baa ikal BI Sad 7 Pad Sah GA BS yg a peti) a Uo (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Inna hillahi wa innd ilaihi rajin” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya). Mereka itulah yang mendapat banyak keberkatan yang