Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 378
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 378 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok X ayat 156-157 Surah al-Baqarah (2) ar sempurna dan rahmat dari Tuhan (Pendidik dan Pemelihara) mereka, dan mereka Hulah orang-orang yang mendapat petunjuk” Kami milik Allah. Jika demikian, Dia melakukan apa saja sesuai dengan kehendak-Nya. Tetapi Allah Maha Bijaksana. Segala tindakan-Nya pasti benar dan baik. Tentu ada hikmah di balik ujian atau musibah itu. Dia Maha Pengasih, Maha Penyayang, kami akan kembali kepada-Nya, sehingga ketika bertemu nanti, tentulah pertemuan itu adalah pertemuan dengan kasih sayang-Nya. Kam adalah milik Allah. Bukan hanya saya sendiri. Yang menjadi miliknya, adalah kami semua yang juga merupakan makhluk-Nya. Jika kali ini petaka menimpa saya, maka bukan saya yang pertama ditimpa musibah, bukan juga yang terakhir. Makna ini akan meringankan beban pada saat menghadapi petaka, karena semakin banyak yang ditimpa petaka, semakin nagan 1a dipikul. Kalimat ini, tidak diajarkan Allah kecuali kepada Nabi Muhammad saw. dan umatnya, seandainya Nabi Ya'qub mengetahuinya maka dia tidak akan berucap seperti ucapannya yang diabadikan al-Qur'an: “Aduhai duka dlaku, terhadap Yusuf” (OS. Yusuf (12): 84). Demikian Said Ibn Jubair. Yang mengucapkan kalimat (Oyety ad! Uiy & Ul) Innd lillahi wa inna ilaihi rdye in dengan menghayati makna-maknanya, antara lain seperti dikemukakan di atas. Mereka itulah yang mendapat banyak keberkatan. Keberkatan itu sempurna, banyak dan beraneka ragam, sebagaimana dipahami dari bentuk jamak yang digunakan ayat di atas, antara lain berupa limpahan pengampunan, pujian, menggantikan yang lebih baik daripada nikmat sebelumnya yang telah hilang, dan lain-lain. Semua keberkatan itu bersumber dari Tuhan Yang Memelihara dan mendidik mereka, dan dengan demikian keberkatan itu dilimpahkan sesuai dengan pendidikan dan pemeliharaan-Nya. Mereka juga mendapat rahmat. Kata (48,) rabmah/ rahmat walau sepintas terlihat berbentuk tunggal, tetapi karena ia berbentuk kata jadian (mashdar) maka ia pun dapat mengandung arti jamak (banyak). Pakar-pakar bahasa Arab berkata bahwa bentuk kata jadian (mashdar) dapat berarti tunggal dan juga dapat berarti jamak. Kita tidak tahu persis makna rahmat Ilahi. Yang pasti, rahmat-Nya bukan seperti rahmat makhluk. Rahmat mahluk merupakan rasa pedih mebhat ketidakberdayaan pihak lain. Rasa pedih itulah yang menghasilkan


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 378 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi