Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Kelompok XI ayat 165 Surah al-Baqarah f. dan akhirnya turun menjadi hujan, serta memperhatikan pula angin dan fungsinya, yang kesemuanya merupakan kebutuhan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan. Kelima, berpikir tentang aneka binatang yang diciptakan Allah, baik binatang berakal (manusia) atau pun tidak, menyusui, bertelur, melata dan lain-lain. Pada semua itu sungguh terdapat tanda-tanda keesaan dan kebesaran Allah bagi kaum yang berakal. Sayang, bahkan aneh, walau bukti-bukti itu sudah sedemikian nyata, masih ada yang mengingkari wujud dan keesaan Allah sebagaimana ditegaskan pada ayat berikut: AYAT 165 aa b ag 2 te 5. s Z pan - r lis ili AN AS Ap yaa Di 2 Oya ya SA ja pii w) Js oÍ, kas Ab sáli ot Lidah oyy 3 padi Saad spin ena gno i gG à “Di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orangorang yang beriman cinta mereka kepada Allah sangat kuat. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat galim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari Kiamat ), bahwa semua kekuatan adalah kepunyaan Allah dan bahwa Allah amat pedih siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal)” Pada ayat ini Allah swt. memulai uraiannya dengan berfiman: Di antara manusia ada orang-orang yang menyembah apa yang dianggapnya tandinganlandingan selain Allah, baik berupa berhala, bintang, maupun manusia biasa yang telah tiada, atau pemimpin-pemimpin mereka. Padahal tandingantandingan tersebut adalah makhluk-makhluk ciptaan-Nya juga. Bahkan, manusia-manusia itu bukan hanya menyembahnya, tetapi mereka mencintainya, yakni taat kepadanya serta bersedia berkorban untuknya sebagaimana layaknya mereka mencintai Allah. Keadaan mereka berbeda dengan orang-orang yang beriman. Adapun orang-orang yang beriman cinta mereka kepada Allah sangat kuat, yakni lebih mantap daripada cinta kaum musyrikin terhadap tuhan-tuhan atau sembahan-sembahan mereka. Ini disebabkan