Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 417
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 417 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Surah al-Baqarah (2) Kelompok XIV ayat 185 bulan dengan melihatnya seperti sabit, selahjutnya Anda mengetahui harihari pertama bila melihatnya dalam bentuk yang lebih besar, sedang pertengahan bulan diketahui dengan melihatnya dalam bentuk purnama sempurna. Itu — kata al-Qur'an yang juga diakui oleh ilmuwan — karena bulan memiliki manzilah-manzilah, dan setelah sampai ke manzilah terakhir dalam bentuk purnama 1a kembali terlihat mengecil dan mengecil hingga menjadi dalam pandangan seperti tandang kering yang tua melengkung. (OS. Yasin (36J: 39). Di sisi lam, perhitungan yang didasarkan pada'matahari, menjadikan iklim dan suhu udara akan sama, atau paling tidak serupa sepanjang masa. Lama perjalanannya pun sejak terbit hingga terbenamnya akan sama. Di banyak kawasan, bulan Agustus setiap tahun beriklim panas, dan matahari lebih lama memancarkan cahaya daripada pancaran cahayanya di bulan Desember dan Januari. Ini berbeda dengan perjalanan bulan yang setiap tahunnya berselisih sekitar 11 hari dari perjalanan matahari, sehingga jika pada tahun ini masyarakat A berpuasa di musim panas yang siangnya panjang, maka beberapa tahun mendatang mereka akan berpuasa di musim dingin yang siangnya pendek. Demikian bergiliran sehingga suatu ketika ia akan kembali lagi ke daur semula. Setelah menjelaskan hal di atas, ayat ini mengulangi kembali penjelasan yang lalu, yaitu, barang siapa yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya ttu, pada hari-hari yang lain. Pengulangan ini diperlukan agar tidak timbul kesan bahwa komentar yang menyusul 1zin pada ayat 184 tersebut yakni berpwasa lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui merupakan desakan dari Tuhan agar tetap berpuasa walau dalam keadaan perjalanan yang melelahkan, sakit yang parah, atau bagi orang-orang yang telah tua. Ini tidak dikehendaki Allah, maka diulangilah penjelasan di atas, dan kali ini ditambah dengan penjelasan bahwa Allah menghendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kamu. Keringanan untuk menggantikan puasa Ramadhan pada hari-hari lain juga dimaksudkan agar bilangan puasa 29 atau 30 hari dapat terpenuhi. Karena itu, lanjutan ayat di atas menyatakan, Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah juga kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kamu, supaya kamu bersyukur. Dengan ayat-ayat di atas, jelas sudah kedudukan hukum puasa Ramadhan, keistimewaan, dan manfaat, serta masa dan bilangannya. Jelas juga siapa yang wajib melaksanakannya dan siapa pula yang duzinkan untuk


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 417 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi