Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 434
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 434 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok XV ayat 194 Surah al-Baqarah (2) AYAT 194 ! jek Sia SAE ya Pai Dia pdl Api siju Ag fi roat dad Sh a of g uin, Si sat G Jio G “Bulan Haram dengan bulan Haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum gishish. Oleh sebab itu barang siapa yang melakukan agresi terhadap kamu, maka lakukan pula agresi (pembalasan) seimbang dengan agresinya terhadap kamu. Berlakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang ” bertakwa. Seperti diketahui, al-Qur’ân menetapkan empat bulan dalam setahun yang merupakan bulan-bulan Haram, yakni bulan-bulan yang dihormati, penghormatan yang mengantar kepada lahirnya larangan-larangan tertentu, yang biasanya dibolehkan pada bulan yang lain. Keempat bulan dimaksud adalah Muharram (bulan pertama), Rajab (bulan 7), Dzulga'dah (bulan 11), dan Dzulhijjah (bulan 12) dari penanggalan Oamariyah. Pada bulan Dzulhijjah tahun keenam Hijrah (627 M) Rasul saw. bersama serombongan kaum muslimin, bermaksud melakukan umrah, tetapi mereka dihadang di satu lembah dekat Mekah yaitu di Hudaibiyah. Setelah melakukan perundingan, dan menyepakati sekian butir kesepakatan antara lun gencatan senjata selama sepuluh tahun, beliau dan rombongan, terpaksa kembali ke Madinah. Tahun berikutnya pada bulan yang sama, beliau kembali untuk melakukan umrah sebagai gadha' yakni pengganti umrah yang batal tahun yang lalu itu. Nah, dalam ayat ini Allah menyatakan bahwa Bulan Haram di mana kamu mengadakan umrah gadha ini, berhadapan yakni pengganti dari bulan Haram di mana kamu pada tahun yang lalu dihalangi oleh kaum musyrikin. Bisa juga kata bulan Haram dipahami dalam arti keempat bulan Haram, sehingga penggalan ayat di atas berarti, penghormatan terhadap bulan Haram adalah wajib bagi yang menghormati bulan Haram, adapun yang tidak menghormati, maka tidak berlaku baginya ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan larangan membunuh atau perang, dan karena itu berlaku terhadap mereka hukum gishdsh, yakni perlakuan yang sama. Yang tidak menghormati maka dia pun tidak dihormati. Oleh sebab itu barang siapa yang melakukan agresi terhadap kamu pada bulan Haram atau di luarnya, maka


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 434 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi