Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
Surah al-Baqarah (2) Kelompok XVI ayat 200 harus ditinggalkan. Yang membedakan kedudukan seorang manusia dari manusia lain hanya Allah swt atas dasar ketakwaan kepada-Nya. Dalam ibadah haji tidak wajar seseorang merasa lebih tinggi dari yang lain atau enggan bergabung dengan yang lain. Semua manusia sama, semua berpotensi keliru, sejak dahulu ketika belum datang tuntunan Allah dan kini, bahkan yang akan datang. Karena itu, mohon ampunlah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. AYAT 200 Mi an SE Ta Bi io Da MEN 1 a bS ENE E A A id S N aS stle aS SAS A g S Sma Maa Ah P #4 $ . a R a A a pe e 2 . , BA rep OS PIPI 3 Lag oli Sis ag Ja oa 7 Ke a - - . “Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji kamu, maka bergikirlah kepada Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut leluhur kamu, bahkan bergikirlah lebih teguh (mantap) dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “ Tuhan kami, berilah kami di dunia”, dan tiadalah baginya bagian di akhirat.” Apabila kamu telah menyelesaikan secara tuntas rukun-rukun ibadah haji kamu, maka bergikirlah kepada Allah yang telah memberi tuntunan dan kemampuan kepada kamu sehingga dapat melaksanakannya dengan baik. Berzikirlah dan sebut-sebutlah nikmat Allah sebagaimana kamu menyebut-nyebut leluhur kamu, yang telah berjasa kepada kamu dan meraih apa yang membanggakan kamu, bahkan bergikirlah lebih teguh dan mantap dari itu, karena sesungguhnya apa yang kamu banggakan itu bersumber dari Allah jua. Kalau selama ini kamu tidak ingin ada seseorang yang melebihi orang tua kamu dan kamu inginkan hanya mereka yang paling agung dan tidak yang mengatasi mereka, maka seharusnya kamu bersikap demikian bahkan lebih lagi terhadap Allah. Hidup manusia sedapat mungkin selalu berada dalam lingkungan Ilahi, ja dituntut untuk selalu mengingat Allah. Itulah antara lain makna t#hawaf yakni berkeliling Ka'bah sebanyak tujuh kali. Hal ini perlu diingatkan, karena boleh jadi ada yang menduga bahwa dengan tuntunan yang lalu, bolehlah, sejenak melupakan Allah. Tidak! Karena itu tuntunan ayat berikutnya adalah Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji kamu, maka bergikirlah, kepada Allah, dengan berbagai cara zikir yang telah diajarkan-Nya.