Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 93
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 93 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok II ayat 6 Surah al-Fatihah (1) kandungan ash-shirath al-mustaqim yang dimohonkan di sini. Demikian juga halnya ilmu pengetahuan, kekuasaan, kesehatan, dan lain-lain, sehingga pada akhirnya segala tuntunan dan anjuran agama, merupakan bagian dari kandungan ayat keenam surah al-Fatihah ini. Memang, al-Qur'an al-Karim menegaskan bahwa: Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada ash-shirdth al-mustagim jalan luas yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang- orang yang musyrik” (OS. al-An'am (Gl: 161). Al-9ur'an juga menegaskan bahwa ash-shirdth a-mustagim adalah ibadah. “Dan beribadahlah kepada-Ku, inilah shirdth al-mustagim” OS. Yasin (36): 61. Ibadah yang dimaksud adalah ibadah dalam pengertiannya yang luas yang mencakup segala kegiatan manusia, pasif maupun aktif selama kegiatan tersebut “dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mengharap ridha-Nya. Ilmu, kedudukan, harta kekayaan semuanya dapat mengantar kepada kedekatan kepada Allah swt. Ada tiga ayat al-Qur'an yang menggunakan kata shirdth, dan yang dapat membantu lebih menjelaskan istilah ash-shirdth a-mustagim. Yaitu: 1. OS. Maryam (19): 43. Di sini diinformasikan bahwa Nabi Ibrahim as. berkata kepada ayah beliau: Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu ash-shirath al-mustaqim.” 2. QS. az-Zukhruf (43): 63, di mana Nabi Muhammad saw. diberitakan bersabda: “Dan sesungguhnya “Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari Kiamat. Karena itu janganlah kamu raguragu tentang Kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah ash-shiratb al-mustaqim. 3. (QS. al-Fatihah (1): 7): “Jalan orang-orang yang Engkau anugerahi nikmat. Ketiga ayat di atas memberi atau mengisyaratkan contoh konkret ” ” tentang ush-shirdih al-mustagim, yakni jalan yang ditelusuri dan gaya hidup yang diamalkan oleh Nabi Ibrahim as., Nabi Muhammad saw. serta orangorang yang telah dianugerahi nikmat, dan yang akan kita ketahui siapa mereka itu pada uraian tentang tafsirnya nanti. Nabi Ibrahim as. dan Muhammad saw. adalah orang-orang sukses dalam hidup ini. Jika demikian, ash-shirdth al-mustagim adalah jalan orang-orang yang sukses dalam kehidupan dunta dan akhiratnya. Tentu masih banyak lagi selain kedua nabi mulia di atas, walau dalam tingkat kesuksesan yang berbeda. Mereka itulah yang disyaratkan oleh ayat 7 surah al-Fatihah ini. Akhirnya, sekali lagi jangan berkata bahwa saya telah memperoleh hidayah, sehingga tidak perlu lagi bermohon. Tidak! Ini bukan saja karena


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 93 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi