Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Tafsir al Mishbah Jilid 1 - Detail Buku
Halaman Ke : 95
Jumlah yang dimuat : 623
« Sebelumnya Halaman 95 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Kelompok II ayat 7 Surah al-Fatihah (1) ayat al-Qur'an yang menyatakan: “Dia (Allah) telah menganugerahkan kepada kamu segala apa yang kamu minta (butuhkan) dan apabila kamu menghitung-hitung nikmat Tuhan, niscaya kamu tak mampu menghinggakannya” (OS. Ibrahim (141: 34). “Kamu tak mampu menghinggakannya” dalam arti tak mampu menghitungnya, karena dia tidak terbatas. Nikmat-nikmat Allah beraneka ragam dan bertingkat-tingkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Ada yang memperoleh" tambahan yang banyak ada pula yang sedikit. Ada tambahan yang sangat bernilai ada pula yang relatif kurang. Kata ni 'rah/ nikmat yang dimaksud oleh ayat terakhir al-Fatihah ini adalah nikmat yang paling bernilai yang tanpa nikmat itu, nikmat-nikmat lainnya tidak akan mempunyai nilai yang berarti, bahkan dapat menjadi nigmah yakni bencana. Nikmat tersebut adalah “nikmat memperoleh hidayah Allah serta ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya”, yakni nikmat Islam dan penyerahan diri kepada-Nya. Memang seringkali al-Yur'in menggunakan kata ni mah/ nikmat untuk makna-makna tersebut. Perhatikan antara lain firman-Nya dalam OS. Al Imran (3J: 103: “Berpeganglah leguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di lepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” Nikmat Allah yang dimaksud oleh ayat ini adalah tuntunan agama Islam. Demikian juga yang dimaksud dengan firman-nya dalam OS. adh-Dhuha (93): 11. “Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyampaikannya,” yakni nikmat Ilahi berupa tuntunan agama yang engkau terima wahai Muhammad saw. sehingga engkau tidak tersesat jalan, nikmat itu hendaklah kamu sampaikan dan ajarankan kepada manusia. Mereka yang taat melaksanakan pesan-pesan Ilahi yang merupakan nikmat terbesar itu, mereka itulah yang masuk dan menelusuri ash-shirath al-mustagim, sebagaimana hal ini secara tegas dinyatakan dalam OS. anNisa” (4: 69: “Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddigin, para syuhada dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” Dari sini dapat diketahui bahwa terdapat empat kelompok manusia yang telah mendapat nikmat khusus dari Allah swt., yaitu “nikmat


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 95 dari 623 Berikutnya » Daftar Isi