Dan tatkala Musa kembali kepada kaumnya dari kalangan Bani Israil dalam keadaan marah lagi bersedih; karena Allah sungguh telah mengabarkan kepadanya bahwasanya kaumnya sungguh telah terfitnah, dan bahwasanya Samiri sungguh telah menyesatkan mereka. Musa berkata: Alangkah buruknya penggantian yang kalian gantikan aku setelahku, apakah kalian terburu-buru akan urusan Tuhan kalian? Yakni: apakah kalian meminta penyegeraan kedatanganku kepada kalian padahal ia telah ditakdirkan dari sisi Allah Ta'ala? Dan Musa melemparkan luh-luh (tablet) Taurat dikarenakan marah atas kaumnya yang menyembah anak sapi, serta marah atas saudaranya Harun, dan beliau memegang kepala saudaranya seraya menariknya kepada beliau. Harun berkata seraya mencari belas kasih: Wahai putra ibuku: Sesungguhnya kaum ini telah menindasku dan mereka menganggapku lemah serta hampir saja mereka membunuhku, maka janganlah engkau membuat musuh bergembira dengan apa yang engkau lakukan terhadapku, dan janganlah engkau menjadikanku dalam kemarahanmu bersama kaum yang telah menyalahi perintahmu dan menyembah anak sapi.