Al A'raaf
Dan Kami mencerai-beraikan kaum Musa dari kalangan Bani Israil menjadi dua belas kabilah sesuai jumlah suku (asbath) —dan mereka adalah anak-anak Yakqub— setiap kabilah dikenal melalui arah pemimpinnya. Dan Kami wahyukan kepada Musa saat kaumnya meminta darinya pemberian minum ketika mereka dahaga di Padang Tiih: Bahwasanya pukullah dengan tongkatmu batu itu, lalu beliau pun memukulnya, niscaya memancarlah darinya dua belas mata air, sungguh telah mengetahui setiap kabilah dari dua belas kabilah tersebut tempat minum mereka, tidaklah satu kabilah masuk atas kabilah lainnya dalam hal peminumannya. Dan Kami naungi atas mereka awan, dan Kami turunkan atas mereka Al-Manna —yaitu sesuatu yang menyerupai lem, rasanya laksana madu— serta As-Salwa, yaitu burung yang menyerupai puyuh. Dan Kami firmankan kepada mereka: Makanlah kalian dari hal-hal baik yang Kami rezekikan kepada kalian, namun mereka justru membencinya dan mereka merasa jemu darinya dikarenakan lamanya keberlanjutan atasnya, dan mereka berkata: Kami sekali-kali tidak akan sabar atas satu macam makanan saja, dan mereka menuntut penggantian apa yang ia di bawah dengan apa yang ia adalah lebih baik. Dan tidaklah mereka menzalimi Kami saat mereka tidak bersyukur bagi Allah, dan tidak pula mereka menegakkan apa yang Allah wajibkan atas mereka, akan tetapi diri mereka sendirilah yang mereka zalimi; di mana mereka meluputkan atas diri tersebut setiap kebaikan, dan memaparkannya bagi keburukan serta siksaan.