Hanyalah perumpamaan kehidupan dunia serta apa yang kalian bangga-banggakan di dalamnya berupa perhiasan dan harta benda, adalah laksana hujan yang Kami turunkan dari langit menuju bumi, lalu tumbuhlah dengannya berbagai jenis tanaman yang bercampur sebagiannya dengan sebagian lainnya dari apa yang dimakan oleh manusia berupa buah-buahan, serta apa yang dimakan oleh hewan berupa tanaman. Hingga apabila keindahan bumi ini telah tampak dan berseri, dan penduduk bumi ini menyangka bahwasanya mereka mampu untuk memanennya serta mengambil manfaat dengannya, datanglah kepadanya perintah Kami dan ketetapan Kami dengan pembinasaan apa yang ada di atasnya berupa tanaman, serta perhiasan adakalanya di malam hari maupun di siang hari. Maka Kami jadikan tanaman dan pepohonan ini dalam keadaan terpanen lagi terputus tidak ada sesuatu pun padanya, seakan-akan sawah ladang serta tanaman tersebut tidak pernah tegak sebelum itu di atas permukaan bumi. Maka demikian pula kebinasaan akan mendatangi apa yang kalian bangga-banggakan dari dunia kalian serta perhiasannya lalu Allah memusnahkannya dan membinasakannya. Dan sebagaimana Kami telah menjelaskan kepada kalian —wahai manusia— perumpamaan dunia ini dan Kami memperkenalkan kalian akan hakikatnya, Kami menjelaskan hujah-hujah Kami serta dalil-dalil Kami bagi kaum yang memikirkan pada ayat-ayat Allah, serta mentadabburi apa yang bermanfaat bagi mereka di dunia dan akhirat.