ketika mereka menyaksikan adzab akhirat dengan mata kepala sendiri, para pemimpin yang diikuti itu berlepas diri dari setiap orang yang mengikuti mereka di atas kemusyrikan dan terputuslah segala bentuk hubungan di antara mereka yang dahulu mengikat mereka ketika di dunia, berupa kedekatan, pengikutan, din, dan sebagainya.