Loading...

Maktabah Reza Ervani



Tafsir Muyassar
Detail Kitab 194 / 6236
« Sebelumnya Halaman 194 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi
Original English
Allah made lawful for you in the nights of the month of Ramadan sexual intercourse with your wives; they are a covering and protection for you, and you are a covering and protection for them. Allah knew that you were betraying yourselves; by opposing what Allah had forbidden for you of sexual intercourse with wives after Ishaa prayer in the nights of fasting-and that was in the beginning of Islam-, so Allah turned to you in forgiveness and expanded the matter for you, so now have intercourse with them, and seek what Allah has decreed for you of children, and eat and drink until the light of the morning becomes distinct from the blackness of the night, by the appearance of the true dawn, then complete the fasting by abstaining from things that break the fast until the entry of night by the setting of the sun. And do not have intercourse with your wives or engage in what leads to intercourse with them if you are in retreat (i'tikaf) in the mosques; because this invalidates the retreat (and it is staying in the mosque for a specified period with the intention of drawing near to Allah the Exalted). Those rulings which Allah has legislated for you are His boundaries distinguishing between the lawful and the forbidden, so do not approach them so that you do not fall into the forbidden. With such a clear clarification Allah clarifies His verses and His rulings for people; so that they may fear Him and dread Him.
Terjemah Indonesia

Al Baqarah

ayat 187

Allah membolehkan di malam-malam bulan Ramadhan untuk berjimak dengan istri-istri kalian. Demikian juga sebaliknya, kalian adalah pakaian penutup dan penjaga bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kalian pernah mengkhianati diri kalian dengan menyelisihi apa yang telah diharamkan Allah atas kalian berupa berjimak dengan istri setelah isya di malam-malam bulan Ramadhan; yaitu pada masa-masa awal islam. Namun kemudian Allah memberikan ampunan kepada kalian serta memberikan keluasan kepada kalian dalam masalah ini. Maka dari itu, silahkan kalian campuri mereka dan carilah apa yang ditakdirkan Allah kepada kalian berupa kelahiran anak-anak melalui hubungan tersebut. Makan dan minumlah (pada malam itu) hingga jelas cahaya pagi dari kegelapan malam dengan kemunculan fajar shadiq. Kemudian sempurnakanlah puasa dengan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa,sampai masuk waktu malam kembali dengan terbenamnya matahari. Namun, janganlah kalian mencampuri (berhubungan badan dengan) istri-istri kalian, atau melakukan hal-hal yang mengarah kepada terjadinya hubungan badan dengan mereka, jika kalian sedang melakukan iktikaf di masjid. Sebab, hal seperti itu akan merusak/membatalkan iktikaf. (Iktikaf adalah berdiam di dalam masjid dalam waktu tertentu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah). Hukum-hukum yang telah disyariatkan Allah kepada kalian itu adalah batasan-batasan-Nya yang memisahkan antara halal dan haram. Oleh karena itu, janganlah kalian mendekatinya sehingga kalian akan terjerumus kepada sesuatu yang haram. Melalui keterangan yang nyata seperti inilah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada umat manusia, agar mereka bertakwa dan takut kepada-Nya.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 194 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi