Katakanlah —wahai Rasul— kepada mereka: Tidak ada yang mengetahui seorang pun yang ada di langit tidak pula di bumi akan perkara yang Allah menyendiri dengan ilmunya berupa hal-hal yang gaib, dan mereka tidak menyadari kapankah mereka akan dibangkitkan dari kuburan mereka saat tegaknya hari kiamat? Bahkan telah sempurna ilmu mereka di akhirat, sehingga mereka meyakini akan negeri akhirat, serta apa yang ada di dalamnya berupa kengerian-kengerian saat mereka menyaksikannya secara nyata, padahal mereka dahulu di dunia benar-benar berada di dalam keraguan darinya, bahkan telah buta darinya mata hati mereka.