Dan Kami mengilhamkan kepada ibu Musa saat ia melahirkannya dan ia merasa takut atasnya niscaya Firaun akan menyembelihnya sebagaimana ia menyembelih anak-anak Bani Israil: Bahwasanya susuilah ia dalam keadaan tenang, maka apabila engkau merasa takut niscaya urusannya akan diketahui maka letakkanlah ia di dalam sebuah peti lalu hanyutkanlah ia di sungai Nil, tanpa adanya rasa takut terhadap Firaun dan kaumnya niscaya mereka akan membunuhnya, dan tanpa adanya kesedihan atas perpisahan dengannya, sesungguhnya Kami akan mengembalikan bayimu kepadamu dan menjadikannya sebagai seorang utusan. Maka ia meletakkannya di dalam peti dan menghanyutkannya di sungai Nil, lalu para pembantu Firaun menemukannya dan mengambilnya, sehingga menjadilah kesudahan hal itu bahwasanya Allah menjadikan Musa bagi mereka sebagai musuh dan kesedihan, sehingga menjadilah pembinasaan mereka melalui tangannya. Sesungguhnya Firaun, Haman, dan para pembantu keduanya adalah orang-orang yang berdosa lagi musyrik.