Loading...

Maktabah Reza Ervani



Tafsir Muyassar
Detail Kitab 3570 / 6236
« Sebelumnya Halaman 3570 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi
Original English
And when you say-O Prophet-to the one whom Allah favored upon him with Islam-and he is Zaid bin Harithah whom the Prophet peace and blessings of Allah be upon him freed and adopted-and you favored upon him with the freeing: "Keep your wife Zainab bint Jahsh and do not divorce her, and fear Allah O Zaid," and you hide-O Muhammad-in yourself what Allah revealed by it to you of Zaid's divorce for his wife and your marriage from her, while Allah the Exalted is the One manifesting what you hid, and you fear the hypocrites that they say: "Muhammad married the divorcee of his adoptee," while Allah the Exalted is more entitled that you fear Him, then when Zaid fulfilled from her his need, and divorced her, and her waiting period expired, We married you to her; so that it be an example in the nullification of the custom of prohibition of marriage with the wife of the adoptee after her divorce, and there be not upon the believers a sin and a burden in that they marry from the wives of those whom they used to adopt them after their divorce if they fulfilled from them their need. And the command of Allah was performed no hindrance for it nor any preventer. And the custom of adoption used to be in the Jahiliyyah, then it was nullified by His word the Exalted: {Call them to their fathers (33:5)}.
Terjemah Indonesia

Al Ahzaab

ayat 37

Dan ingatlah —wahai Nabi— bagi orang yang Allah telah anugerahkan nikmat atasnya dengan Islam —dia adalah Zaid bin Haritsah yang mana Nabi ﷺ telah memerdekakannya dan menjadikannya anak angkat— dan engkau pun telah menganugerahkan nikmat atasnya dengan pemerdekaan: Tetapkanlah istrimu Zainab binti Jahsy dan janganlah engkau menceraikannya, serta bertakwalah kepada Allah wahai Zaid, padahal engkau menyembunyikan —wahai Muhammad— di dalam dirimu perkara yang Allah wahyukan dengannya kepadamu berupa perceraian Zaid bagi istrinya dan pernikahanmu dengannya, padahal Allah Ta'ala adalah Dzat yang menampakkan apa yang engkau sembunyikan, sementara engkau takut terhadap orang-orang munafik niscaya mereka akan berkata: Muhammad menikahi mantan istri anak angkatnya, padahal Allah Ta'ala lebih berhak agar engkau takut kepada-Nya, maka tatkala Zaid telah menuntaskan darinya kebutuhannya, dan menceraikannya, serta telah berakhir masa iddahnya, Kami nikahkan engkau dengannya; agar ia menjadilah teladan dalam pembatalan kebiasaan pengharaman pernikahan dengan istri anak angkat setelah perceraiannya, sehingga tidak ada atas orang-orang mukmin dosa dan kesalahan dalam tindakan mereka menikahi istri-istri dari orang-orang yang dahulu mereka jadikan anak angkat setelah perceraian para istri itu apabila para suami angkat itu telah menuntaskan darinya kebutuhan mereka. Dan keberadaan perintah Allah adalah perkara yang pasti dilaksanakan yang tidak ada penghalang baginya dan tidak pula pencegah. Dan dahulu terdapat kebiasaan pengangkatan anak di masa jahiliyah, kemudian ia dibatalkan dengan firman-Nya Ta'ala: {Panggillah mereka dengan nama bapak-bapak mereka (33:5)}.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 3570 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi