Sesungguhnya Kami-lah yang menghidupkan orang-orang mati semuanya dengan kebangkitan mereka di hari kiamat, dan Kami mencatatkan apa yang telah mereka amalkan berupa kebaikan dan keburukan, serta bekas-bekas mereka yang mereka menjadi sebab padanya di dalam hidup mereka maupun setelah kematian mereka berupa kebaikan, laksana anak yang saleh, ilmu yang bermanfaat, serta sedekah jariyah, maupun berupa keburukan, laksana kesyirikan dan kedurhakaan, dan segala sesuatu telah Kami jumlahkan di dalam kitab yang nyata yaitu induk dari segala kitab, yang mana kepadanyalah tempat rujukan kitab-kitab itu, yaitu Lauhul Mahfuz. Maka wajib atas orang yang berakal untuk menghisap dirinya sendiri; agar ia menjadilah teladan dalam kebaikan di masa hidupnya maupun setelah kematiannya.