Dan bulan sebagai tanda dalam penciptaannya, Kami telah takdirkan ia memiliki tempat-tempat persinggahan setiap malam, ia memulai sebagai hilal yang sangat kecil hingga menjadi sempurna sebagai bulan yang bundar, kemudian ia kembali menjadi kecil laksana tandan kurma yang melengkung dalam hal ketipisan, kebengkokan, serta kekuningan; dikarenakan kekunoannya dan kekeringannya.