Maka apakah orang yang telah Allah lapangkan dadanya, sehingga ia bahagia dengan penerimaan Islam, kepatuhan bagi-Nya, serta iman kepada-Nya, lalu ia berada di atas mata hati dari urusannya dan hidayah dari Tuhannya, adalah laksana orang yang tidak demikian? Mereka tidaklah sama. Maka kecelakaan dan kebinasaanlah bagi orang-orang yang keras hati mereka, lagi berpaling dari zikir kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang berada dalam kesesatan yang nyata dari kebenaran.