Maka jika orang-orang musyrik ini berpaling —wahai Rasul— dari iman kepada Allah maka Kami tidaklah mengutusmu atas mereka sebagai penjaga bagi amal perbuatan mereka sehingga engkau menghisap mereka atasnya, tidak ada kewajiban atasmu melainkan hanyalah penyampaian. Dan sesungguhnya Kami apabila Kami memberikan manusia dari pihak Kami akan rahmat berupa kekayaan dan keluasan di dalam harta benda serta selain itu, niscaya ia bergembira dan bahagia, namun jika jatuh menimpa mereka musibah berupa kefakiran, penyakit, serta selain itu dikarenakan sebab apa yang telah didahulukan oleh tangan-tangan mereka berupa kemaksiatan kepada Allah, maka sesungguhnya manusia itu sangat ingkar yang menjumlahkan musibah-musibah, namun melupakan nikmat-nikmat.