Sesungguhnya orang-orang yang berbaiat kepadamu —wahai Nabi— di —Hudaibiyah— atas peperangan sesungguhnya hanyalah mereka berbaiat kepada Allah, dan mereka mengadakan akad perjanjian bersama-Nya demi mencari surga-Nya dan keridaan-Nya, tangan Allah ada di atas tangan-tangan mereka, padahal Dia bersama mereka seraya mendengar ucapan-ucapan mereka, melihat kedudukan mereka, serta mengetahui apa yang mereka rahasiakan maupun yang mereka tampakkan, maka barangsiapa yang membatalkan baiatnya maka sesungguhnya hanyalah kembali akibat buruk hal itu atas dirinya sendiri, dan barangsiapa yang memenuhi dengan apa yang ia telah janjikan kepada Allah atasnya berupa kesabaran saat menemui musuh di jalan Allah dan penolongan nabi-Nya Muhammad ﷺ, maka kelak Allah akan memberinya pahala yang melimpah yaitu surga. Dan di dalam ayat ini terdapat penetapan sifat Tangan bagi Allah Ta'ala dengan apa yang layak bagi-Nya Subhanahu, tanpa adanya penyerupaan dan tanpa penggambaran tata cara.