Maka si kafir itu tidak beriman kepada Rasul dan Al-Qur'an, dan tidak pula menunaikan bagi Allah Ta'ala akan kewajiban-kewajiban salat, akan tetapi ia mendustakan dengan Al-Qur'an, dan berpaling dari keimanan, kemudian ia pergi menuju keluarganya seraya berjalan dengan sombong lagi angkuh di dalam perjalanannya. Kebinasaan bagimu maka kebinasaanlah, kemudian kebinasaan bagimu maka kebinasaanlah.