Loading...

Maktabah Reza Ervani



Tafsir Muyassar
Detail Kitab 5591 / 6236
« Sebelumnya Halaman 5591 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi
Original English
(Repeat for verse 40) Does this human denier for the resurrection think that he be left as a waste (hamala) he not being commanded and not being forbidden, and not being reckoned and not being punished? Did this human then not be a weak semen (nutfah) from a base water it being spilled and being poured in the wombs, then became a piece from solid blood, so Allah created him by His power and perfected his form in the best evaluation? so He made from this human the two types: the male and the female, is that God the Creator for these things not by a Capable over the returning of the creation after their vanishing? Yes indeed He-Glorified and Exalted be He-is surely Capable over that.
Terjemah Indonesia

Al Qiyamah

ayat 40

Apakah manusia yang mengingkari kebangkitan ini menyangka bahwasanya ia akan dibiarkan secara sia-sia tanpa adanya perintah dan tidak pula dilarang, serta tidak dihisap dan tidak pula dihukum? Bukankah manusia ini dahulunya adalah nutfah yang lemah dari air yang hina yang dipancarkan dan dituangkan ke dalam rahim, kemudian ia menjadilah segumpal darah yang padat, lalu Allah menciptakannya dengan kekuasaan-Nya dan menyempurnakan rupanya di dalam sebaik-baik penciptaan? Lalu Dia menjadikan dari manusia ini dua jenis: laki-laki dan perempuan, bukankah Tuhan yang menciptakan perkara-perkara ini adalah Maha Kuasa atas pengulangan ciptaan setelah kemusnahan mereka? Benar sesungguhnya Dia —Subhanahu wa Ta'ala— benar-benar Maha Kuasa atas hal itu.

Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 5591 dari 6236 Berikutnya » Daftar Isi