Orang-orang musyrik bertanya kepadamu —wahai Rasul— sebagai bentuk peremehan tentang waktu jatuhnya kiamat yang mana engkau ancamkan mereka dengannya. Engkau tidaklah memiliki otoritas pada sesuatu pun dari ilmunya, bahkan tempat kembali hal itu hanyalah kepada Allah 'Azza wa Jalla, dan hanyalah urusanmu di dalam perkara kiamat adalah agar engkau memperingatkan darinya siapa yang takut kepadanya. Seakan-akan mereka pada hari di mana mereka melihat tegaknya kiamat tidaklah menetap di dalam kehidupan dunia; dikarenakan dahsyatnya hari kiamat melainkan hanyalah waktu di antara zuhur hingga terbenamnya matahari, ataukah waktu di antara terbitnya matahari hingga tengah hari.