Wajah-wajah para pemeluk kenikmatan pada hari itu dalam keadaan terang benderang, bahagia lagi gembira, sedangkan wajah-wajah para pemeluk Jahim dalam keadaan gelap lagi menghitam, yang diselimuti oleh kenistaan. Mereka itulah orang-orang yang tersifati dengan sifat ini merekalah orang-orang yang kafir terhadap nikmat-nikmat Allah dan mendustakan ayat-ayat-Nya, serta mereka lancang atas hal-hal yang diharamkan-Nya dengan kefasikan dan kedurhakaan.