مسألة إدارة شرق الأردن
Timeline Palestina: Masalah Administrasi Transyordania
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Timeline Palestina: Masalah Administrasi Transyordania ini termasuk dalam Kategori Tarikh Islam
TIMELINE PALESTINA LENGKAP dapat anda akses di https://rezaervani.com/timeline/
| Tahun | 25 Juli 1920 – 31 Desember 1920 |
|---|---|
| Pihak yang Terlibat | Inggris (Pemerintah), Prancis (Pemerintah) |
| Lokasi | Yordania |
تثير نهاية حكم فيصل مسألة مستقبل شرق الأردن . يُطمئن الفرنسيون البريطانيين أنهم لن يوسعوا نفوذهم على هذه المنطقة (على الرغم من أنها كانت جزءاً من المملكة العربية في العهد الفيصلي) وأنهم سيحترمون خط سايكس – بيكو . وفي 23 كانون الأول/ ديسمبر، يثبّت اتفاق فرنسي – بريطاني الحدود بين سوريا وشرق الأردن.
Berakhirnya pemerintahan Faisal memunculkan masalah mengenai masa depan Transyordania. Pihak Prancis meyakinkan pihak Inggris bahwa mereka tidak akan memperluas pengaruh mereka ke wilayah ini (meskipun wilayah tersebut merupakan bagian dari Kerajaan Arab pada masa pemerintahan Faisal) dan bahwa mereka akan menghormati garis Sykes-Picot. Pada tanggal 23 Desember, sebuah perjanjian Prancis-Inggris menetapkan perbatasan antara Suriah dan Transyordania.
لا يرغب البريطانيون أنفسهم في أن توسع إدارة فلسطين صلاحياتها لتشمل شرق الأردن، على الرغم من أن المندوب السامي هربرت صموئيل يؤيد التوسع، في محاولة لضم الإقليم إلى الوطن القومي اليهودي. يرسل البريطانيون مستشارين سياسيين لتشجيع الحكم الذاتي المحلي في كل من الأقضية الثلاثة (إربد والسلط والكرك ) التي تشكل أراضي شرق الأردن.
Pihak Inggris sendiri tidak ingin administrasi Palestina memperluas wewenangnya hingga mencakup Transyordania, meskipun Komisaris Tinggi Herbert Samuel mendukung perluasan tersebut dalam upaya untuk menggabungkan wilayah itu ke dalam Tanah Air Nasional Yahudi. Inggris mengirimkan penasihat politik untuk mendorong otonomi lokal di masing-masing dari tiga distrik (Irbid, Salt, dan Karak) yang membentuk wilayah Transyordania.
لكن في غضون عدة أشهر، يبدو أنه لا بديل عن إقامة إدارة مركزية. ويصل الأمير عبد الله إلى معان في 21 نوفمبر/ تشرين الثاني، قادماً من الحجاز ، ظاهرياً لدعم الضباط السوريين المنفيين في نضالهم ضد الفرنسيين.
Namun, dalam waktu beberapa bulan, tampaknya tidak ada alternatif lain selain pembentukan administrasi pusat. Pangeran Abdullah tiba di Ma’an pada tanggal 21 November, datang dari Hijaz, secara lahiriah untuk mendukung perwira-perwira Suriah yang berada di pengasingan dalam perjuangan mereka melawan Prancis.
Sumber : PalQuest
Leave a Reply