يصوم ويفطر تبعا للبلد الذي سيسافر إليه
Berpuasa dan Berbuka Mengikuti Negeri yang Menjadi Tujuan Safar
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Berpuasa dan Berbuka Mengikuti Negeri yang Menjadi Tujuan Safar ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
أنا مصرية مقيمة في قطر، والسؤال هو: هل يجب علي قضاء صوم يوم الأحد 26 أكتوبر والمفترض صيامه حسب رؤيه هلال رمضان فى مصر مع العلم بأنني سوف أسافر لقضاء آخر أيام الشهر الفضيل هناك فى مصر؟
Saya adalah seorang wanita Mesir yang tinggal di Qatar. Pertanyaannya adalah: Apakah saya wajib mengqadha puasa hari Ahad tanggal 26 Oktober yang seharusnya sudah mulai berpuasa menurut rukyah hilal Ramadan di Mesir, mengingat saya akan bersafar untuk menghabiskan hari-hari terakhir bulan suci ini di sana (Mesir)?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: فلا يجب عليك قضاء يوم الأحد لأنك كنت مقيمة في قطر ولم يثبت الشهر فيها ذلك اليوم، وإذا انتقلت إلى مصر فحكمك في الإفطار والصيام حكمهم، فتصومين بصيامهم وتفطرين بفطرهم، لقول النبي صلى الله عليه وسلم:
Segala puji bagi Allah, selawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du: Anda tidak wajib mengqadha hari Ahad tersebut karena saat itu Anda sedang tinggal di Qatar dan bulan (Ramadan) belum ditetapkan di sana pada hari itu. Apabila Anda berpindah ke Mesir, maka hukum bagi Anda dalam hal berbuka dan berpuasa adalah mengikuti hukum mereka (penduduk setempat). Anda berpuasa mengikuti puasa mereka dan berbuka mengikuti berbuka mereka, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“الصوم يوم تصومون، والفطر يوم تفطرون، والأضحى يوم تضحون.” رواه الترمذي
“Puasa adalah hari di mana kalian (penduduk negeri tersebut) berpuasa, berbuka (Idul Fitri) adalah hari di mana kalian berbuka, dan Idul Adha adalah hari di mana kalian berkurban.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi).
ثم قال: وفسر بعض أهل العلم هذا الحديث فقال: إنما معنى هذا أن الصوم والفطر.. مع الجماعة.. فإذا ثبت الشهر في مصر بعد تسعة وعشرين يوماً فعليك قضاء يوم لأنك صمت ثمانية وعشرين يوماً، والشهر لا يقل عن تسعة وعشرين، ولمزيد من الفائدة نرجو الاطلاع على الفتوى الأخرى هنا :
Kemudian beliau (At-Tirmidzi) berkata: Sebagian ulama menafsirkan hadis ini dengan berkata: “Sesungguhnya makna hal ini adalah bahwa puasa dan berbuka itu dilakukan bersama jamaah (masyarakat).” Maka, jika bulan (Ramadan) di Mesir ditetapkan selesai setelah dua puluh sembilan hari, Anda wajib mengqadha satu hari karena Anda (totalnya baru) berpuasa selama dua puluh delapan hari, sedangkan satu bulan tidak kurang dari dua puluh sembilan hari. Untuk manfaat lebih lanjut, kami harap Anda melihat fatwa lain disini
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply