يحرم على المسلم أن يسقي الذمي في رمضان
Haram Hukumnya Bagi Muslim Memberi Minum Dzimmi di Bulan Ramadhan
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Haram Hukumnya Bagi Muslim Memberi Minum Dzimmi di Bulan Ramadhan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته ما حكم من قدم الطعام لغير المسلمين في شهر رمضان قبل أذان المغرب؟ وجزاكم الله خيراً.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa hukum orang yang menyuguhkan makanan kepada non-Muslim di bulan Ramadhan sebelum azan Maghrib? Dan semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan.
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: فلا يجوز للمسلم أن يقدم طعاماً أو شراباً لغير المسلم في نهار رمضان، لأن الكفار مخاطبون بفروع الشريعة في العبادات على الراجح، كما بيناه في الفتوى الأخرى هنا
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du: Tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim untuk menyuguhkan makanan atau minuman kepada non-Muslim di siang hari Ramadhan, karena orang-orang kafir juga terkena khitab (perintah) dalam cabang-cabang syariat (furu’ asy-syari’ah) terkait ibadah menurut pendapat yang paling kuat, sebagaimana telah kami jelaskan dalam fatwa lain disini
قال الجمل في حاشيته على شرح منهج الطلاب بخصوص هذه المسألة:
Al-Jamal berkata dalam Hasyiyah-nya atas Syarah Manhaj ath-Thullab mengenai masalah ini:
“وعدم منعه من الإفطار لا ينافي حرمته عليه، فإنه مكلف بفروع الشريعة، ومن ثم أفتى شيخنا محمد بن الشهاب الرملي بأنه يحرم على المسلم أن يسقي الذمي في رمضان بعوض أو غيره، لأن في ذلك إعانة على معصيته.” انتهى.
“Tidak dilarangnya dia untuk berbuka tidak menafikan keharaman hal itu atasnya, karena sesungguhnya ia dibebani (mukallaf) dengan cabang-cabang syariat. Oleh karena itu, Syaikh kami Muhammad bin asy-Syihab ar-Ramli berfatwa bahwa haram hukumnya bagi seorang Muslim untuk memberi minum kepada seorang dzimmi di bulan Ramadhan, baik dengan imbalan maupun tidak, karena hal itu termasuk membantu dalam kemaksiatannya.” (Selesai).
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply