Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 139
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 139 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Biasanya seseorang merangkap menjadi berbagai jenis dukun: dia bisa menjadi dukun apa pun kecuali dukun bayi, sebuah status yang dicadangkan khusus untuk perempuan.' Beberapa tipe—dukun temanten, misalnya—bukan merupakan ahli yang sebenarnya: biasanya dipanggil secara acak sambil lalu dalam peristiwa khusus oleh setiap orang yang lebih tua yang menguasai pengetahuan yang perlu tentang tradisi. Seorang yang mampu menjalankan beberapa keahlian ini sekaligus disebut dukun biasa atau hanya dukun saja, tanpa keterangan khusus dan dialah yang paling penting. Dia adalah ahli magi umum dalam masyarakat tradisional, berguna untuk semua orang yang sakit, baik fisik maupun psikologis, peramal kejadian masa depan, penemu barang-barang yang hilang, penjamin peruntungan yang baik dan biasanya tidak segan mempraktikkan sedikit sihir kalau memang itu yang diminta oran Jenis praktisi ini pada umumnya adalah anak praktisi yang sama. Menjadi dukun dapat dianggap berbahaya bagi seseorang, karena ke- kuatan luarbiasa yang menjadi alatnya dapat menghancurkan dirinya sendiri kalau dia tidak kuat secara spiritual. Karena menjadi gila adalah akibat umum bagi orang yang mencoba dengan segala daya di sepanjang garis ini, maka adalah sebuah keberuntungan kalau orang merupakan keturunan dari seseorang yang terbukti punya kemampuan untuk mendukung kekuatan serupa. Karena dengan itu, seseorang sangat mungkin memiliki sumber-sumber spiritual yang diperlukan. Akan tetapi, tidak selalu demikian. Seorang dukun yang saya wawancarai mengatakan bahwa ayahnya semula mencoba mengajarkan keahliannya kepada dua abangnya, tetapi keduanya jatuh sakit, yang menunjukkan bahwa mereka tidak cukup kuat untuk itu. Karenanya, dia, anak ketiga, memperoleh kesempatan untuk menjadi seorang dukun. Lagipula, sekalipun kemampuan untuk menjadi seorang dukun setidaknya sebagian diwarisi, tetapi kemampuan yang sebenarnya tidak. Hal itu merupakan keahlian yang diperoleh lewat belajar. Apa yang dipelajari agak berbeda dari dukun ke dukun. Dukun-dukun priyayi cenderung menekankan disiplin pertapa—puasa yang panjang serta meditasi tanpa tidur untuk jangka waktu lama—dan menganggap bahwa kekuasaan mereka itu seluruhnya spiritual. Santri biasanya menggunakan ayat-ayat Al Gur'an yang ditafsirkan secara mistik atau potongan-potongan magis dari tulisan Arab yang dilukis dengan hati- hati untuk dikunyah kemudian ditelan, atau sebangsanya: dan beberapa


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 139 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi