Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 162
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 162 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

diri saya” (sambil menunjuk ke arah dadanya). Ia lalu mengajukan pertanyaan secara tiba-tiba kepada seseorang seperti “Kamu memilih jalan hidup atau mati?” (Jawaban yang benar adalah kalau Anda sakit “jalan mati”: kalau Anda ingin kaya, “jalan hidup”) dan “Lebih baik jadi kaya atau miskin?” (“kaya”). Kemudian ia pergi ke dapur, di mana sederetan sanak-keluarga perempuan sedang memasak beberapa pot penuh obat hijau kekuning-kuningan yang terbuat dari telur dan tumbuh-tumbuhan. Mereka mencelupkan cincin bertuah ke dalam tiap adonan itu, kemudian muncul kembali untuk mempersilahkan setiap pasien meminum segelas penuh ramuan ini dalam sekali teguk: lalu menyalami mereka yang baru datang dengan assalamu'alaikum (sebuah salam dalam bahasa Arab, yang berarti “semoga keselamatan menyertaimu”) dan serentetan ucapan sambutan formal dalam bahasa Jawa (namun ia berbicara dalam bahasa Jawa rendah sepanjang waktu). Ia lalu memberikan hadiah bungkusan daun pisang yang berisi kapur, air dan bunga-bunga kepada mereka yang mohon diri. Bungkusan itu harus ditiduri dan isinya dioleskan ke tubuh. Dukun itu memperoleh Rp 1,10 dari mereka dan mengatakan bahwa mereka harus memberi kelapa kepadanya kalau nanti sembuh (menjelang pertengahan masa kemampuannya, halaman belakang rumah dukun itu penuh dengan kelapa, yang jumlahnya kira-kira 150 buah) serta sebutir telur mentah (sebagai pengganti telur dalam obat itu). Jadi, ia bekerja tak henti-hentinya, jam demi jam, selalu bergerak, selalu berbicara dalam nada melengking yang mengherankan, setengah argumentatif dan defensif, setengah menjelaskan dan menasihati, mengucapkan serentetan kalimat magis Secara berturut-turut, tetapi tanpa keteraturan, hingga orang Jawa pun hanya kadang-kadang saja mengerti. Stamina fisiknya sangat mengagumkan kalau melihat suasana disitu, kamar yang panas, berasap dan lembab berkeringat. Seolah-olah pada saat itu, ia sedang menghimpun semua kekuatannya yang masih tersedia dan mengumpulkan segala macam mantera, obat-obatan serta teknik-teknik ghaib yang pernah didengarnya dalam sebuah usaha mati-matian yang penghabisan untuk menyembuhkan baik dirinya sendiri maupun para pasiennya. Ia seperti sedang sibuk menghadapi tenaga luarbiasa, semacam kekuatan trans-manusiawi yang datangnya tak teratur, yang pada dukun biasa sudah diatur, dirasionalisir dan dikontrol dengan hati-hati. Seolah-olah, ia benar-benar berada dalam ketidakseimbangan.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 162 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi