Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 185
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 185 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

agama kecamatan (naib) dianggap hidup dalam dosa dan stigma ini terasa berat untuk dipikul oleh anggota lapisan bawah, bahkan apabila atas nama perjuangan anti-Islam maupun Hak-Hak Manusia Biasa. Seorang pembicara muslim yang sangat keras dari Jakarta, berbicara di sebuah kota dekat Mojokuto dan memperoleh sambutan riuh ketika ia menuduh Permai dan Partai Komunis Indonesia (yang juga mendukung perkawinan sekuler) bermaksud memproduksi generasi anak haram di Indonesia. Karenanya, untuk saat itu, Permai membatasi pembicaraan soal perkawinan kepada lobbying di Jakarta saja. Pada tingkat lokal, sedikit saja yang bisa dilakukan, walaupun beberapa percobaan sporadis telah diusahakan. Saya bertanya kepada pejabat agama—modin—di desa saya tentang perkawinan. Apakah para anggota Permai pergi menghadap naib untuk itu? Katanya, belum lama ini, mereka mencoba tidak melakukannya di desa sebelah. Karena semua orang yang terlibat di sini adalah anggota Permai, mereka pergi menghadap kepala desa dengan kontrak tertulis disertai materai dan memintanya menandatangani kontrak itu, untuk kemudian dibawa kepada camat—karena begitulah keseluruhan upacara itu. Camat menolak memberi izin. Karenanya, orang-orang ini bersama pimpinan Permai masuk ke dalam dan bertengkar dengan camat, tetapi tidak menghasilkan apa-apa. la mengatakan bahwa Departemen Agama hanya mengakui upacara perkawinan menurut agama Kristen serta Islam dan ia hanya melaksanakan ketentuan pemerintah itu. Mereka pergi kepada wedana dan memperoleh jawaban yang sama. Wedana itu mengatakan bahwa ia tak bisa mengatur sendiri wilayah kekuasaannya. Ia harus mengikuti peraturan pemerintah pusat. Tetapi, pada pemakaman agak berbeda, karena penggunaan modin dalam pemakaman bukanlah sebuah ketentuan hukum, melainkan hanya berdasar kebiasaan saja. Karenanya, setidaknya secara teori, orang bebas menggunakannya atau tidak. Setelah para pemimpin Permai memprotes keras pemakaman secara Islam untuk jenazah yang bukan Islam kepada camat, camat lalu mengingatkan kepada semua modin dalam wilayah kekuasaannya bahwa dalam hal-hal mengenai kematian anggota Permai, mereka hanya perlu mencatat nama, umur, penyakit almarhum dan kemudian pulang. Kalau tidak, mereka akan mendapat kesulitan dan ia, camat, tidak akan bertanggungjawab tentang itu kalau mereka melakukannya juga. Hambatan untuk doktrin abstensi


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 185 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi