Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 246
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 246 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Islam Konservatif dan Modern dan Pandangan Tradisional Jawa Kesemuanya ini dengan demikian, merupakan dimensi-dimensi dimana perbedaan doktrinal dalam tubuh umat di Mojokuto cenderung mengatur diri mereka sendiri: kehidupan yang “ditakdirkan” lawan kehidupan yang “ditentukan sendiri”: pandangan keagamaan yang “totalistik" lawan pandangan keagamaan yang “terbatas”: Islam yang lebih “sinkretik" lawan Islam “murni”: perhatian kepada “pengalaman religius” lawan penekanan pada “aspek instrumental dari agama": pembenaran atas praktik “kebiasaan" serta “pembelajaran skolastik" lawan pembenaran atas dasar “semangat Al Gur'an dan Hadis” secara umum dan “pragmatis”. Bukan kebetulan jika dalam perbandingan ini pihak kolot di tiap kasus tampak dekat sekali dengan jenis pandangan dunia yang sudah saya lukiskan sebagai abangan. Santri kolot yang ekstrem, sekalipun ia sering disebut “ortodoks”, sebenarnya bukanlah muslim Jawa paling Islam, melainkan justru yang paling kurang kadarnya. Adalah dia yang melakukan pergeseran minimum dari sistem keagamaan tradisional dimana elemen-elemen “animistis”, Hindu-Buddha dan Islam menemukan keseimbangan stabil ke arah situasi dimana Islam dan pandangan dunia yang dihubungkan dengannya telah sepenuhnya meresap ke dalam diri, telah diinternalisasikan ke dalam jiwa seseorang. Karenanya, hal-hal itulah yang sebenarnya menguasai tingkahlaku seseorang. Jadi, hal-hal itu bukan hanya memberikan tambahan pada perilaku untuk menyembunyikan nilai-nilai yang sebenarnya menentukan tindakan individu. Mengingat tradisi dan struktur sosialnya sangat sukar bagi seorang Jawa untuk menjadi muslim “sejati”—untuk menerima sepenuhnya pada tingkat emosi yang terdalam sebuah agama yang dalam kata-kata H.A.R. Gibb, “meletakkan ukuran-ukuran sebuah eksperimen baru dalam agama manusia, Sebuah eksperimen dalam monoteisme murni, tanpa dukungan simbolisme apa pun atau bentuk-bentuk seruan emosi lainnya bagi orang biasa, yang tetap tertanam dalam agama-agama monoteisme terdahulu”.3 Keunikan, kedahsyatan dan kemuliaan Allah, moralitas yang intensif, pegangan yang kuat terhadap doktrin dan eksklusivismenya yang tidak toleran, yang benar-benar merupakan bagian dari Islam, sangatlah asing bagi pandangan tradisional orang


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 246 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi