Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 394
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 394 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Murid-murid menemui kedua gadis itu dan mengatakan kepada keduanya bahwa mereka diperintahkan mengantar sampai Amarta. Mereka berjalan bersama sampai ke tepi hutan. Pertengkaran (kepapagan Ikalau dua kelompok satria bertemu di hutan—yaitu di luar wilayah yang dilindungi dari kerajaan mereka masing-masing—mereka sudah pasti akan berkelahi)): Beberapa Kurawa dariAstina: Perdana Menteri Sengkuni, Pangeran Kartamarmai Pangeran Citraksa dan lain-lainnya. Kurawa meminta kedua gadis itu ikut ke Astina sebagai dayang-dayang. Mereka menolak. Kurawa mencoba memaksa. Para murid mencoba melindungi gadis itu, tetapi semuanya terbunuh. Kedua gadis melarikan diri ke hutan. Kurawa mengejar mereka. ADEGAN III: Hadir di istana Amarta: Arjuna dengan kedua isterinya, Sembadra dan Srikandi, anaknya, Angkawijaya serta kemenakannya, Gatotkaca. Juga ketiga pelawak: Semar, Petruk, Gareng. Topik pembicaraan: lamaran Angkawijaya. Kunjungan: Samba, Pangeran nDarawati. la mengisahkan kepada mereka putusan ayahnya bahwa mereka harus menemukan dua orang dayang kembar untuk putrinya sebagai syarat perkawinannya. Angkawijaya, Gatotkaca dan ketiga pelawak diperintahkan oleh Arjuna untuk mencari dua gadis kembar. Mereka pergi. Mereka masuk hutan. Di hutan mereka bertemu dengan cucu perempuan Sempati, Pregiwa dan Pregiwati. Angkawijaya menanyai mereka, dari mana asal mereka dan mereka mengatakan, “Dari pertapaan Kembangsore. Kami sedang mencari ayah kami, Pangeran Arjuna”. Angkawijaya kemudian mengatakan bahwa ia adalah putra Arjuna dan kalau benar apa yang mereka katakan, maka mereka adalah adiknya. Ia menawarkan diri untuk membawa mereka kepada ayahnya. Tak berapa lama kemudian, mereka bertemu dengan Kurawa dari Astina yang masih mencari-cari kedua gadis itu. Pertempuran seru pun terjadi. Kurawa kalah dan lari ke negeri mereka, Astina. Angkawijaya dan rombongannya kembali ke Amarta. ADEGAN IV: Hadir di negeri Amarta: kelima Pandawa— Raja Yudistira, Pangeran Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa. Topik diskusi: Perkawinan Angkawijaya yang akan datang dengan Siti 'Sundali dan keharusan mencari dua orang dayang kembar.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 394 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi